Membanggakan!Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk KEN 2024

- Redaksi

Monday, 29 January 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesenian Reog Ponorogo yang masuk daftar KEN 2024 (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) kembali masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2024. Hal ini sudah kali ketiga FNRP masuk ke dalam KEN yang digelar oleh Kemenparekraf. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, merasa sangat senang dan bangga dengan prestasi tersebut.

“Alhamdulillah dan luar biasa. Kami (Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga) membawa Festival Nasional Reog Ponorogo masuk dalam KEN 2024,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edhi, Minggu (28/1).

Baca Juga :  Xiaomi Hadirkan Inovasi Baru di Industri Otomotif: Penjualan Langsung ke Pelanggan

Judha menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya, FNRP masuk dalam jajaran top ten KEN, yang memiliki 110 event yang diselenggarakan di seluruh Nusantara. 

Sebanyak 10 event ada di Jawa Timur, termasuk FNRP, East Java Fashion Harmoni, Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Banyuwangi Etcho Carnival, Festival Rontek Pacitan, Eksotika Bromo, Jember Fashion Carnival, dan Parade Surabaya Juang.

“Masuk dalam jajaran 110 event luar biasa. Kami tiga kali berturut-turut, sangat keren kalau menurut saya. Jawa Timur ada 10, kami masuk,” terang Judha.

Judha berharap agar FNRP selalu masuk dalam KEN tahun-tahun selanjutnya. Pasalnya, event ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Ponorogo, serta meningkatkan kualitas, manajemen, inovasi, dan dampaknya terhadap perekonomian serta kunjungan wisata.

Baca Juga :  Sempat Terdengar Teriakan Minta Tolong, Nenek di Ngawi Ditemukan Tewas di Kamar

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan bahwa event berkualitas dapat menjadi media promosi dan penggerak wisata. 

Berdasarkan pengalaman KEN 2023, acara ini mampu menghasilkan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. 

“Kami libatkan semua. Agar benar-benar berdampak terhadap sosial budaya, pemberdayaan seniman, UMKM, komunitas, kearifan lokal, dan semua elemen dalam menjaga eksistensi budaya dan pariwisata,” imbuh Judha.

KEN 2023 berhasil menggerakkan 7,3 juta wisatawan, memperdayakan puluhan ribu pekerja dan UMKM lokal, serta mencetak perputaran ekonomi sebesar Rp 12,38 triliun. 

“Perputaran ekonomi pada KEN 2023 luar biasa, mencapai Rp 12,38 triliun,” pungkas Sandi saat sambutan launching KEN 2024.

Baca Juga :  Polsek Matraman Gelar Patroli Cegah Kejahatan di Rumah Kosong Saat Mudik

Oleh karena itu, Sandi berharap KEN 2024 akan menjadi ajang yang tak kalah sukses, dan terus membawa manfaat bagi daerah yang menjadi tuan rumah KEN.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru