Wujud Kepedulian, Kemensos Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Longsor di Bima

- Redaksi

Tuesday, 4 February 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) segera merespons bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan mengirimkan berbagai bantuan logistik bagi warga terdampak.

Bantuan tersebut mencakup 350 paket makanan siap santap, 440 paket makanan khusus anak, 40 paket perlengkapan keluarga, 90 set pakaian anak, 280 selimut, 240 kasur, 20 paket peralatan dapur, 200 lembar tenda gulung, serta 7 unit tenda keluarga.

Selain itu, Kemensos mengerahkan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melakukan asesmen cepat dan membantu evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Meski demikian, banyak pengungsi memilih untuk tinggal sementara di rumah sanak saudara mereka.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Segera Dimulai, Segini Anggaran Per Anak

 

Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bima pada Minggu (2/2/2025), mengakibatkan banjir dan longsor di Desa Nanga Wera serta Desa Nunggi, Kecamatan Wera.

Data sementara menunjukkan bahwa banjir telah menghanyutkan tujuh rumah serta menyebabkan pemadaman listrik di area terdampak. Beberapa infrastruktur, seperti jembatan dan jalan, juga mengalami kerusakan akibat kejadian ini.

 

Sebanyak 36 kepala keluarga terdampak oleh bencana ini, dengan delapan orang menjadi korban. Dua di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara enam lainnya masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus melakukan pencarian di area terdampak guna menemukan korban yang belum ditemukan.

Sebagai bentuk perhatian lebih lanjut, Dinas PSKBA berencana memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia setelah seluruh dokumen pendukung selesai dilengkapi.

Baca Juga :  KPK Hadapi Kendala Usut Dugaan Korupsi Proyek WC Sekolah di Bekasi, Salah Satu Tersangka Telah Meninggal

“Kami sedang menghimpun kelengkapan berkas pendukung untuk rencana pemberian santunan korban meninggal,” ucap Masryani.

Berita Terkait

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah
Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!
Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan
Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya
Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!
Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 10:35 WIB

Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah

Monday, 18 May 2026 - 10:29 WIB

Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Sunday, 17 May 2026 - 12:40 WIB

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Saturday, 16 May 2026 - 12:11 WIB

Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya

Berita Terbaru