Menkes: Kasus Kanker di Indonesia Terus Naik, Tapi Karena Deteksi Semakin Baik

- Redaksi

Monday, 12 May 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanker (Dok. Ist)

Kanker (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa jumlah kasus kanker di Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Namun, peningkatan ini bukan berarti kondisi memburuk, melainkan karena kemampuan untuk mendeteksi kanker sekarang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Kanker ini naik terus (kasusnya), naik terus yang meninggalnya setiap tahun. Bukannya apa-apa, karena ketemu, dulu enggak ketemu, sekarang kan diagnosisnya makin bagus,” ujar Menkes saat ditemui di Jakarta, Senin (12/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk meningkatkan layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan berencana memperluas kemampuan deteksi dini kanker ke seluruh daerah di Indonesia.

Menkes menyebutkan bahwa tahun ini pemerintah akan mulai menyebarkan alat-alat diagnosis kanker ke 514 kabupaten dan kota.

Baca Juga :  Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Nganjuk Kembali Gagal, Kapolres Ungkap Penyebabnya

Menurutnya, semakin banyak kasus kanker yang terdeteksi, justru semakin baik karena berarti masyarakat bisa mendapat penanganan lebih cepat. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan dini.

“Orang-orang perempuan kan suka bilang ‘aduh aku takut menerima kenyataan’ itu justru berbahaya karena ketahuan di stadium nomor 1. Teknologi sekarang kayak kanker payudara nomor 1 pembunuhnya, itu 90 persen bisa sembuh,” kata Menkes.

Menkes juga mengingatkan bahwa rasa takut mengetahui hasil pemeriksaan justru bisa berbahaya. Ia mendorong semua orang, terutama perempuan, untuk lebih berani memeriksakan diri sejak dini agar bisa mendapat pengobatan yang lebih efektif.

Berita Terkait

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Friday, 5 June 2026 - 09:35 WIB

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Berita Terbaru

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Berita

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Friday, 5 Jun 2026 - 09:35 WIB