Polres Ngawi Tangkap 5 Pengedar Uang Palsu, Dua di Antaranya Kepala Desa Aktif

- Redaksi

Saturday, 31 May 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers peredaran uang palsu (Dok. Ist)

Konferensi pers peredaran uang palsu (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi, Jawa Timur, menangkap lima orang yang tergabung dalam sindikat pengedar uang palsu. Dua dari pelaku yang ditangkap ternyata masih aktif menjabat sebagai kepala desa.

Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menjelaskan bahwa para pelaku kini telah ditahan di Mapolres Ngawi.

Dua di antaranya merupakan kepala desa aktif, yaitu DM yang menjabat di Desa Sine dan ES yang menjabat di Desa Ngrambe, keduanya berada di wilayah Kabupaten Ngawi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap setelah warga mengeluhkan adanya peredaran uang palsu di Kecamatan Ngrambe dan Sine.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa uang palsu tersebut telah beredar hingga ke beberapa kabupaten lain, yaitu Magetan, Madiun (yang semuanya berada di Jawa Timur), serta Sragen di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Bawaslu Sarankan Agar Debat Capres 2024 Tak Lagi Digelar di Kantor KPU

Kelima tersangka yang ditangkap adalah DM (42 tahun), ES (55 tahun), AS (41 tahun) yang berasal dari Sragen, AP (38 tahun) warga Kuningan, Jawa Barat, dan TAS (47 tahun) warga Lampung Selatan.

Para pelaku ini diketahui menyebarkan uang palsu ke berbagai tempat, seperti toko kelontong, minimarket, warung, agen BRILink, hingga SPBU.

Modus yang mereka gunakan adalah dengan berbelanja menggunakan uang palsu pecahan besar agar bisa mendapatkan uang asli sebagai kembalian.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan uang palsu dalam jumlah besar, termasuk dalam bentuk rupiah, real Brasil, dan dolar Amerika Serikat.

Barang bukti yang disita meliputi 5.040 lembar uang rupiah palsu pecahan seratus ribu rupiah, 1.000 lembar uang palsu real Brasil pecahan lima ribu, serta 91 lembar uang dolar AS palsu pecahan lima puluh dolar.

Baca Juga :  Masih Nunggu Jadwal, Pemprov DKi Jakarta Siapkan Skema Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Selain itu, ditemukan juga sejumlah alat bantu yang digunakan dalam proses pembuatan uang palsu, seperti mesin hitung, pemotong kertas, lampu LED, penggaris, dan mikroskop mini.

Menurut keterangan Kapolres, uang palsu tersebut diperoleh dari dua tersangka, yaitu AP dan TAS, dengan skema satu banding tiga, yang berarti satu lembar uang asli ditukar dengan tiga lembar uang palsu.

“Kami duga ada aktor intelektual yang menjanjikan keuntungan cepat kepada para pelaku. Ini sedang kami dalami,” kata Kapolres.

Polisi juga mencurigai adanya seorang aktor utama yang menjadi otak di balik peredaran uang palsu ini. Orang tersebut dikenal dengan nama “Mr X” dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca Juga :  Kontroversi PP 28/2024: Industri Periklanan Luar Ruang Tercekik

 

AKBP Charles menyebut bahwa sindikat ini diduga tergiur oleh iming-iming keuntungan cepat yang dijanjikan oleh “Mr X”. Polisi masih mendalami keterlibatan aktor intelektual tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 36, 37, dan 26 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, serta Pasal 245 dan Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Mereka terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun.

Berita Terkait

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel
Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Berita Terkait

Sunday, 1 March 2026 - 12:38 WIB

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Berita Terbaru