UMP DKI Jakarta 2026: Proses, Prediksi, dan Potensi Besarannya

- Redaksi

Monday, 15 December 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMP DKI Jakarta 2026

UMP DKI Jakarta 2026

SwaraWarta.co.id – UMP DKI Jakarta 2026 masih dalam tahap pembahasan final. Hingga pertengahan Desember 2025, besaran resminya belum diumumkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena masih menunggu regulasi dan formula terbaru dari pemerintah pusat.

Proses penetapan upah minimum tahun ini melibatkan Dewan Pengupahan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha (tripartit).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pembahasan sudah mendekati final dan akan segera difinalkan. Pemerintah pusat, melalui Menteri Ketenagakerjaan, menargetkan pengumuman sebelum 31 Desember 2025 agar dapat berlaku efektif per Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika dan Tuntutan Pihak Terkait

Proses ini diwarnai perbedaan pandangan yang signifikan antara pekerja dan pengusaha:

  • Serikat Pekerja mengusulkan kenaikan yang signifikan. Aliansi Federasi Serikat Pekerja Buruh se-Jakarta menuntut UMP naik menjadi Rp 6 juta, sementara KSPI mengajukan skema kenaikan mulai dari 6.5% hingga 10.5%.
  • Pengusaha, melalui Apindo, menyoroti pentingnya regulasi yang berkelanjutan dan mempertimbangkan kemampuan dunia usaha, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Baca Juga :  Berapa Kenaikan UMP 2026? Ini Prediksi dan Skema Terbaru

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berperan sebagai penengah yang adil untuk mencapai keputusan yang mempertimbangkan keadilan, kelayakan hidup pekerja, dan keberlangsungan usaha.

Prediksi Kenaikan dan Formula Perhitungan

Berdasarkan informasi yang beredar, kenaikan UMP 2026 berpotensi lebih rendah dibandingkan kenaikan tahun 2025 yang sebesar 6.5%. Beberapa prediksi yang muncul antara lain:

  • Kenaikan sekitar 4.3% berdasarkan rancangan peraturan pemerintah.
  • Skenario kenaikan 3%, yang akan mengangkat UMP DKI Jakarta dari Rp5.396.761 menjadi sekitar Rp5.558.664.
  • Jika mengikuti kenaikan tahun lalu sebesar 6.5%, UMP akan menjadi sekitar Rp5.747.550.

Formula perhitungan tahun ini diperkirakan tidak akan seragam secara nasional. Pemerintah akan menggunakan pendekatan yang mempertimbangkan kondisi tiap daerah, dengan variabel seperti inflasi provinsi, pertumbuhan ekonomi, dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang telah diselesaikan surveinya di semua provinsi.

Baca Juga :  Aset Sandra Dewi Banyak yang Dirampas, Pengacara: Mereka Sudah Pisah Harta

Untuk mendapatkan informasi resmi dan angka final, masyarakat, pekerja, dan pengusaha disarankan untuk terus memantau pengumuman dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Berita Terkait

Apa Itu Epstein Files? Dokumen Skandal yang Gemparkan Amerika Serikat
Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!
Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!
Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Berita Terkait

Wednesday, 4 February 2026 - 07:34 WIB

Apa Itu Epstein Files? Dokumen Skandal yang Gemparkan Amerika Serikat

Tuesday, 3 February 2026 - 10:10 WIB

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Thursday, 29 January 2026 - 15:40 WIB

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Berita Terbaru