Mengapa Asesmen Menjadi Dasar Penting dalam Proses Pembelajaran Paud? Begini Penjelasannya!

- Redaksi

Thursday, 4 December 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Mengapa asesmen menjadi dasar penting dalam proses pembelajaran paud? Asesmen atau penilaian dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seringkali disalahartikan sebagai ujian formal.

Padahal, di tingkat PAUD, asesmen memiliki peran yang jauh lebih fundamental: menjadi dasar penting dalam seluruh proses pembelajaran.

Tanpa asesmen yang tepat, kegiatan belajar mengajar di PAUD bisa berjalan tanpa arah, dan potensi emas setiap anak mungkin terlewatkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Asesmen Sangat Penting?

Asesmen di PAUD adalah proses pengumpulan dan penafsiran data tentang tumbuh kembang anak secara holistik.

Proses ini bukan sekadar menilai hasil akhir, melainkan mengamati dan mendokumentasikan proses belajar anak sehari-hari.

  1. Mengetahui Kebutuhan Individual Anak
Baca Juga :  Contoh Penerapan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang Tepat Adalah

Setiap anak adalah pribadi yang unik dengan kecepatan belajar, minat, dan gaya belajar yang berbeda-beda. Asesmen yang efektif membantu guru mengidentifikasi kekuatan (strength) yang dimiliki anak dan area yang membutuhkan stimulasi lebih lanjut (need).

  • Misalnya, melalui observasi (salah satu teknik asesmen), guru mungkin menyadari bahwa seorang anak sangat mahir dalam motorik halus tetapi kesulitan dalam interaksi sosial. Informasi ini sangat krusial.
  1. Merancang Pembelajaran yang Relevan (Diferensiasi)

Informasi yang didapat dari asesmen menjadi peta jalan bagi guru untuk menyusun Kurikulum dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

  • Tanpa asesmen, guru hanya bisa membuat RPP umum yang mungkin tidak relevan bagi sebagian anak.
  • Dengan asesmen, guru dapat melakukan pembelajaran berdiferensiasi, yaitu menyesuaikan metode, materi, dan bahkan lingkungan belajar agar sesuai dengan kebutuhan individual kelompok atau perorangan anak. Ini memastikan anak menerima stimulasi yang tepat pada saat yang tepat.
  1. Dasar Pengambilan Keputusan dan Intervensi Dini
Baca Juga :  Orang Jawa Menyebut Lor untuk Arah? Ini Jawaban Lengkapnya!

Asesmen rutin membantu guru dan orang tua mendeteksi potensi masalah tumbuh kembang atau hambatan belajar sejak dini.

  • Jika hasil observasi menunjukkan adanya keterlambatan yang signifikan pada salah satu aspek perkembangan (misalnya bahasa atau motorik kasar), asesmen berfungsi sebagai alarm.
  • Deteksi dini memungkinkan dilakukannya intervensi yang cepat dan tepat, seperti kolaborasi dengan terapis atau psikolog, yang sangat menentukan keberhasilan perbaikan di masa depan.

Asesmen Bukan Ujian, tapi Pengamatan Berkelanjutan

Perlu ditekankan, asesmen di PAUD bersifat otentik dan berkesinambungan. Bentuknya bisa berupa:

  • Observasi: Mengamati anak saat bermain atau berinteraksi.
  • Anekdot: Catatan singkat mengenai perilaku atau ucapan anak yang signifikan.
  • Portofolio: Kumpulan hasil karya anak.
Baca Juga :  Pencairan KJP Plus Tahap I 2025 Dimulai: Jadwal, Besaran Dana, dan Aturan Penarikan

Dengan menjadikan asesmen sebagai dasar perencanaan, proses pembelajaran di PAUD menjadi lebih bermakna, efektif, dan berpusat pada anak. Ini adalah kunci untuk memastikan setiap anak mencapai potensi optimal mereka.

 

Berita Terkait

Bagaimana Jika Sekitarmu Ada Seseorang yang Secara Tidak Sadar Memiliki Kecenderungan NPD?
3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan
Bagaimana Keberagaman yang Dimiliki Masyarakat Indonesia? Simak Pembahasannya!
Bagaimana Kondisi Geografis Indonesia? Mari Kita Telusuri!
Bagaimana Cara Menggunakan Matriks SWOT untuk Merumuskan Strategi Bisnis? Mari Kita Bahas!
Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis Hingga Lulus, Mahasiswa Baru Wajib Tahu!
Apakah Crypto Haram? Simak Penjelasan Hukum Islam dan Fatwa Terbaru
Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat? Simak Pembahasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 7 January 2026 - 07:00 WIB

3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Tuesday, 6 January 2026 - 17:05 WIB

Bagaimana Keberagaman yang Dimiliki Masyarakat Indonesia? Simak Pembahasannya!

Tuesday, 6 January 2026 - 09:34 WIB

Bagaimana Kondisi Geografis Indonesia? Mari Kita Telusuri!

Monday, 5 January 2026 - 15:36 WIB

Bagaimana Cara Menggunakan Matriks SWOT untuk Merumuskan Strategi Bisnis? Mari Kita Bahas!

Sunday, 4 January 2026 - 14:33 WIB

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis Hingga Lulus, Mahasiswa Baru Wajib Tahu!

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB