SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas mengapa waktu revolusi bulan terhadap bumi lebih pendek dibanding revolusi bumi terhadap matahari?
Pernahkah kamu menatap langit malam dan bertanya-tanya mengapa kalender kita berbasis tahun (bumi mengelilingi matahari) tapi juga punya hitungan bulan? Secara teknis, Bulan hanya butuh waktu sekitar 27,3 hari untuk sekali mengelilingi Bumi.
Sementara itu, Bumi butuh waktu setahun penuh (365,25 hari) untuk menyelesaikan satu putaran terhadap Matahari.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa perbedaannya begitu jomplang? Mari kita bedah alasannya secara sederhana namun tetap akurat secara sains.
1. Perbedaan Jarak Orbit yang Sangat Jauh
Alasan paling mendasar adalah skala jarak. Bayangkan sebuah lintasan lari. Bulan berlari di lintasan “dalam” yang sangat dekat dengan Bumi, yakni sekitar 384.400 kilometer.
Di sisi lain, Bumi harus menempuh lintasan raksasa mengelilingi Matahari dengan jarak rata-rata sekitar 150 juta kilometer. Karena “sirkuit” yang harus dilewati Bumi jauh lebih panjang dan luas, secara otomatis waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu putaran penuh menjadi jauh lebih lama dibandingkan Bulan.
2. Pengaruh Gravitasi dan Hukum Kepler
Dalam astronomi, terdapat Hukum Kepler yang menjelaskan bahwa periode orbit suatu benda langit sangat bergantung pada jaraknya dari pusat gravitasi. Semakin dekat sebuah benda ke pusat massanya, semakin kecil pula lingkaran orbitnya.
- Bulan terikat oleh gravitasi Bumi yang jaraknya relatif dekat.
- Bumi terikat oleh gravitasi Matahari yang massanya luar biasa besar, namun dengan jarak yang sangat jauh.
Jika Bumi dipaksa memiliki waktu revolusi yang sama dengan Bulan (27 hari), Bumi harus bergerak dengan kecepatan yang sangat ekstrem untuk menempuh jarak 150 juta kilometer tersebut, atau posisinya harus jauh lebih dekat dengan Matahari (yang justru akan membuat kita terpanggang!).
3. Kecepatan Orbital yang Berbeda
Meskipun Bumi bergerak sangat cepat di ruang angkasa (sekitar 107.000 km/jam), jarak yang harus ditempuh tetaplah masif. Bulan bergerak lebih lambat (sekitar 3.600 km/jam), namun karena “lingkaran” yang diputarnya kecil, ia bisa kembali ke titik awal hanya dalam waktu kurang dari sebulan.
Singkatnya, Mengapa waktu revolusi Bulan terhadap Bumi lebih pendek dibanding revolusi Bumi terhadap Matahari? Jawabannya adalah karena lintasan orbit Bulan jauh lebih kecil dan jaraknya ke pusat gravitasi (Bumi) jauh lebih dekat dibandingkan perjalanan panjang Bumi mengelilingi Matahari.

















