Tiba di Kejagung, Sandra Dewi Hanya Tebar Senyum

- Redaksi

Thursday, 4 April 2024 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sandra Dewi saat hendak jalani pemeriksaan
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
– Artis Sandra Dewi baru saja tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung RI) karena dipanggil oleh penyidik dalam kasus korupsi komoditas timah. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suaminya, Harvey Moeis, juga terlibat dalam kasus yang sama. Ia tiba di Kejagung pada pukul 09.25 WIB, mengenakan baju putih, dan langsung masuk ke ruang pemeriksaan dengan didampingi dua orang. 

Sandra Dewi tidak banyak memberikan komentar mengenai kasus tersebut.

“Doain ya,” kata Sandra Dewi sambil tersenyum.

Sebelumnya, Kejagung telah menyita dua mobil mewah milik Harvey Moeis terkait dengan dugaan kasus korupsi timah, termasuk hadiah Rolls-Royce dari Harvey untuk sang istri tersebut.

Baca Juga :  Disdik Kota Bekasi Ingatkan Syarat Jalur Domisili dalam SPMB 2025

“Tim penyidik berhasil melakukan penyitaan terhadap barang bukti elektronik, kumpulan dokumen terkait, serta 2 buah unit mobil mewah, yaitu 1 unit mobil MINI Cooper S Countryman F 60 berwarna merah dan 1 unit mobil Rolls-Royce berwarna hitam,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (2/4/2024).

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 16 tersangka, satu di antaranya dijerat karena menghalangi penyidikan.

BACA JUGA : Imbas Korupsi Sang Suami, Sandra Dewi Dipanggil Kejagung Hari Ini

Sedangkan 15 tersangka lainnya terkait dengan perkara pokok. 

Tersangka Perintangan Penyidikan:

1. Toni Tamsil alias Akhi (TT)

Tersangka Pokok Perkara:

2. Suwito Gunawan (SG) selaku Komisaris PT SIP atau perusahaan tambang di Pangkalpinang, Bangka Belitung

Baca Juga :  Kecanduan Judi Online, Pria Sidoarjo Bobol Rumah Warga

3. MB Gunawan (MBG) selaku Direktur PT SIP

4. Tamron alias Aon (TN) selaku beneficial owner atau pemilik keuntungan dari CV VIP

5. Hasan Tjhie (HT) selaku Direktur Utama CV VIP

6. Kwang Yung alias Buyung (BY) selaku mantan Komisaris CV VIP

7. Achmad Albani (AA) selaku Manajer Operasional Tambang CV VIP

8. Robert Indarto (RI) selaku Direktur Utama PT SBS

9. Rosalina (RL) selaku General Manager PT TIN

10. Suparta (SP) selaku Direktur Utama PT RBT

11. Reza Andriansyah (RA) selaku Direktur Pengembangan Usaha PT RBT

12. Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT) selaku Direktur Utama PT Timah 2016-2011

13. Emil Ermindra (EE) selaku Direktur Keuangan PT Timah 2017-2018

Baca Juga :  Imbas Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, Puluhan Bandara di Bali Terpaksa Batalkan Penerbangan

14. Alwin Akbar (ALW) selaku mantan Direktur Operasional dan mantan Direktur Pengembangan Usaha PT Timah

15. Helena Lim (HLN) selaku manajer PT QSE

16. Harvey Moeis (HM) selaku perpanjangan tangan dari PT RBT.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru