Warga Ujungberung Bandung Protes, Tolak Penyebaran Wolbachia

- Redaksi

Tuesday, 19 December 2023 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Bandung Protes Penyebaran Nyamuk Wolbachia-SwaraWarta.co.id (Sumber: Freepik)

SwaraWarta.co.id – Puluhan warga Kota Bandung, Jawa Barat, menyampaikan protes mereka terhadap penyebaran nyamuk Wolbachia di wilayah mereka.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, mengecam keputusan pemerintah yang dianggap memaksakan program tersebut tanpa sosialisasi yang memadai.

Ketua Majelis Adat Sunda, Ari Mulia Subagja, menyatakan bahwa masyarakat merasa resah dan meminta penjelasan terkait program tersebut.

Ari Mulia Subagja menyoroti kurangnya sosialisasi terkait penyebaran nyamuk Wolbachia, sehingga masyarakat merasa menjadi “bahan percobaan.”

Dia mengutip contoh Singapura di mana awalnya kasus demam berdarah menurun, namun empat tahun kemudian kasusnya malah meningkat drastis hingga 200 persen.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya dan Bea Cukai Jatim I Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar

Selain itu, Ari juga mencemaskan dampak ekologi alam yang terganggu akibat program ini.

Wilayah Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, menjadi fokus penyebaran nyamuk Wolbachia.

Camat Ujungberung, Abriwansyah Fitri, menjelaskan bahwa Kota Bandung ditunjuk sebagai salah satu dari lima kota yang akan mengimplementasikan program tersebut.

Dia menguraikan bahwa penyebaran nyamuk ini dimulai di Kelurahan Pasanggrahan, dan jika berhasil, akan diterapkan di empat kelurahan lain di Ujungberung.

Abriwansyah Fitri menekankan bahwa program ini membutuhkan waktu untuk melihat hasilnya, dengan estimasi satu hingga dua tahun untuk merasakan dampak positifnya.

Meskipun sempat ada penolakan dari beberapa warga, tetapi setelah diberikan penjelasan, banyak yang memahami dan tidak memaksa jika ada yang tetap menolak.

Baca Juga :  Jelang Kontra China, Ketum PSSI Pastikan Rumput GBK Capai 98% Kesiapan

Jumlah ember penyebaran nyamuk Wolbachia telah dipetakan dengan rinci di 15 RW, dan meski ada penolakan awal, program ini telah berjalan seperti biasa.

Abriwansyah Fitri menjamin bahwa jika ada warga yang tetap menolak, ember akan dipindahkan dengan jarak yang ditetapkan untuk memastikan keberhasilan program.

Namun, upaya pemerintah ini masih menghadapi resistensi dari sebagian warga yang merasa terpinggirkan dan khawatir terhadap konsekuensi jangka panjangnya.

Sementara pihak berwenang mencoba memberikan pemahaman, tantangan sosialisasi dan mitigasi ketidakpastian masih menjadi fokus utama.

Program penyebaran nyamuk Wolbachia ini sudah dijadwalkan akan dilakukan di beberapa wilayah, akan tetapi banyak penolakan karena dianggap mengandung konsekuensi kurang baik ke depannya.

Baca Juga :  Rentalmobil.my.id Hadir, Solusi Rental Mobil Terdekat dan Cepat di 15 Provinsi Besar Indonesia

Salah satu daerah di Indonesia yang menolak sebaran nyamuk ini adalah Provinsi Bali, masysrakat dengan tegas menolak program pemerintah ini di wilayah mereka.***

Berita Terkait

Kenapa Air Liur Keluar Terus Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan
THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Berita Terkait

Thursday, 19 February 2026 - 15:28 WIB

Kenapa Air Liur Keluar Terus Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wednesday, 18 February 2026 - 12:00 WIB

Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan

Wednesday, 18 February 2026 - 08:00 WIB

THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya

Wednesday, 18 February 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Tuesday, 17 February 2026 - 07:33 WIB

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!

Berita Terbaru

130.000 Won Berapa Rupiah?

Pendidikan

130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Thursday, 19 Feb 2026 - 15:10 WIB

Cara Mengatasi Breakout

Lifestyle

Cara Mengatasi Breakout: Panduan Ampuh Kembalikan Kulit Sehatmu

Thursday, 19 Feb 2026 - 14:55 WIB