Keracunan MBG di Palembang: Kronologi dan Respons Otoritas Setempat

- Redaksi

Friday, 26 September 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keracunan MBG di Palembang

Keracunan MBG di Palembang

SwaraWarta.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi sumber nutrisi bagi siswa justru berujung pada kejadian keracunan MBG di Palembang.

Peristiwa yang menimpa puluhan siswa SD Negeri 178 Palembang ini memicu evaluasi mendalam terhadap keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Kronologi Keracunan MBG di Palembang

Kejadian bermula pada Kamis, 25 September 2025, ketika belasan murid kelas IV A SD Negeri 178 Palembang mulai mengeluhkan gejala pusing, mual, dan muntah usai menyantap menu MBG. Menu yang disajikan hari itu terdiri dari ayam katsu, tahu, salad, dan buah pisang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, siswa yang tidak sehat dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Namun, karena jumlah yang mengeluh semakin banyak, akhirnya mereka dibawa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Puskesmas Kalidoni. Sebanyak sembilan siswa bahkan harus dirujuk ke Rumah Sakit Pusri untuk perawatan intensif.

Baca Juga :  Kasus Suap Vonis Tannur: Kejagung Sita Miliaran dari Tangan Hakim dan Pengacara

Hingga Jumat, 26 September 2025, satu siswa bernama Difsa masih harus menjalani perawatan karena kondisi tubuhnya yang masih lemah dan demam tinggi.

Tanggapan dan Langkah Cepat Pihak Berwenang

Merespons kejadian ini, Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara langsung mengecek kondisi siswa dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya pengobatan yang dikeluarkan. Bahkan, untuk siswa yang rumahnya jauh, pemerintah menyediakan fasilitas penjemputan dengan ambulans.

Sementara itu, sebagai langkah pencegahan, program MBG di SD Negeri 178 dihentikan sementara. Selama program dihentikan, pihak sekolah menyarankan orang tua untuk membawakan bekal makanan dari rumah bagi anak-anak mereka.

Baca Juga :  Jadwal Pekan ke-23 Liga 1: Duel Panas Persija vs Persib dan Pertarungan Sengit di Klasemen

Dinas Kesehatan Kota Palembang bersama Puskesmas Kalidoni telah mengambil sampel makanan untuk dibawa ke BPOM guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna menemukan penyebab pasti keracunan.

Komisi IV DPRD Kota Palembang juga turut bersuara. Wakil Ketuanya, Mgs Syaiful Padli, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh karena kasus serupa telah hampir menyentuh angka 5.000 anak di Indonesia. Ia mendorong agar sertifikasi dapur pengelola MBG menjadi prioritas untuk memastikan standar higienitas.

Meskipun terjadi insiden yang memilukan, Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa program MBG akan tetap dilanjutkan karena merupakan program pemerintah pusat. Namun, ia berjanji akan memperketat pengawasan dengan melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan sekolah secara lebih intensif. Hal ini sejalan dengan analisis pakar yang menyoroti lemahnya pengawasan dan standardisasi dalam rantai distribusi MBG sebagai akar masalah.

Baca Juga :  Berapa Gaji Karyawan Dapur MBG? Ini Kisaran Lengkapnya

Kejadian keracunan MBG di Palembang ini diharapkan menjadi titik balik untuk perbaikan sistem yang lebih aman, sehingga program mulia untuk memenuhi gizi anak sekolah tidak lagi dibayangi oleh risiko yang membahayakan kesehatan mereka.

 

Berita Terkait

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas
KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar
Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya
Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Monday, 19 January 2026 - 15:31 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI

Monday, 19 January 2026 - 10:20 WIB

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Saturday, 17 January 2026 - 11:05 WIB

Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul

Saturday, 17 January 2026 - 10:51 WIB

Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas

Friday, 16 January 2026 - 15:47 WIB

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1

Berita Terbaru

Kapankah Manusia Mulai Mengenal Konsep Uang

Pendidikan

Kapankah Manusia Mulai Mengenal Konsep Uang? Mari Kita Bahas!

Wednesday, 21 Jan 2026 - 07:00 WIB