Ganjar Pranowo Sebut Bawa Bukti untuk Ungkap Kecurangan Pemilu 2024

- Redaksi

Thursday, 21 March 2024 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers tim pemenangan Ganjar Mahfud 
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo telah memutuskan untuk mengambil tindakan dengan mengajukan gugatan atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 360/2024 Tentang Penetapan Hasil Pemilu 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ganjar memberikan sejumlah bukti kecurangan yang terjadi pada Pilpres 2024.

 Beberapa bukti tersebut antara lain Ganjar dan calon wakil presidennya, Mahfud MD, telah melakukan kunjungan ke berbagai kelompok masyarakat untuk memperoleh informasi tentang pelaksanaan Pemilu 2024. 

“Tentu saja dalam satu bulan ini, kami juga berkomunikasi dengan partai pengusung, para saksi-saksi di daerah, apakah cerita-cerita ini begitu adanya dan ternyata relatif cerita itu punya kemiripan,” ungkap Ganjar saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga :  Kemenag Kirim 1.000 Dai ke Wilayah 3T: Upaya Syiar Islam dan Pemberdayaan Masyarakat

Mereka mendapatkan laporan dari para saksi bahwa terdapat praktik kecurangan yang terjadi pada pemilihan tersebut.

Ganjar juga merasa bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 tidak bersifat demokratis. Hal ini disebabkan salah satu calon cawapres maju sebagai kandidat lewat perubahan regulasi yang tiba-tiba dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Mulai dari proses, kalau boleh saya sebut seleksi calon presiden dan cawapres, sampai kemudian berproses kepada putusan MK 90 dan pada saat itu awal cerita inilah yang kemudian rasa2nya proses pemilu menjadi pertanyaan banyak pihak,” sebutnya.

Ganjar juga mengungkapkan bahwa para ilmuwan, akademisi, serta seluruh masyarakat aktif memperjuangkan demokrasi. 

Selain itu, dia mencatat adanya keterlibatan aparatur negara untuk memenangkan salah satu pasangan calon serta adanya pembagian bantuan sosial (bansos) yang masif.

Baca Juga :  Jelang Piala Asia 2023, AFC Melakukan Pembenahan dengan Menghadirkan Teknologi VAR

“Cerita tentang aparatur yang terlibat, mulai dari pusat sampai daerah. Cerita bantuan yang tiba2 muncul dengan sangat masif sekali, bahkan ketika kemarin di DPR ada pertanyaan “berapa sebenarnya jumlah bantuan sosial, siapa yang membagi” dan itu semuanya ternyata menjadi cerita di publik yang sampai kepada kami,” tuturnya.

“Di samping itu ada cerita money politik, ada cerita intimidasi, saya kira inilah yang kemudian kumpulan cerita dari publik yang masuk kepada tim Ganjar-Mahfud,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Ganjar memutuskan untuk mengajukan gugatan atas hasil keputusan KPU ke MK. 

Saat ini, tim Ganjar-Mahfud sedang mempersiapkan tim hukum dan memenuhi persyaratan lainnya yang menjadi pertimbangan MK.

Baca Juga :  Polisi Kantongi Pemasok Sabu Virgoun, Kini diburu

“Dan untuk itu tim akan segera mendaftarkan itu, dan mudah-mudahan ini akan membuka tabir, dan tentu saja harapan kita MK lah yang nanti mengadili ini dengan baik, dan bisa mengembalikan marwah demokrasi kita agar sesuai dengan harapan dan aturan,” tutupnya.

Berita Terkait

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Berita Terbaru