Menara Komunikasi Militer Israel Digempur Hamas, Jalur Gaza Semakin Mencekam

- Redaksi

Friday, 13 October 2023 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menara Komunikasi Militer Israel Digempur Hamas

SwaraWarta.co.id Menara Komunikasi Militer Israel dikabarkan bisa dihancurkan oleh pasukan militer Hamas, Palestina pada Sabtu (7/10) yang lalu.

Hal itu tentu saja membuat kondisi di Jalur Gaza kian memanas. Terlebih lagi, Hamas juga berhasil menggempur menara komunikasi Israel lainnya di area tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk di dalamnya adalah menara yang fungsinya untuk mengawasi keadaan di seputar perbatasan. Totalnya ada tiga menara yang berhasil digempur oleh pasukan Hamas, dan militan Palestina.

Perang yang semakin tidak terkendali membuat Jalur Gaza porak-poranda. Korban-korban sipil dan militer terus berjatuhan.

Konflik ini sendiri sudah memasuki sepekan, belum ada tanda-tanda akan berakhir. Hal ini tentu saja menimbulkan krisi baru bagi kemanusiaan.

Baca Juga :  Jernih dan Berkualitas: 4 Pilihan Speaker Bluetooth Terbaik Tahun Ini untuk Suara yang Memukau

Di mana para pengungsi Palestina di Jalur Gaza keadaannya sangat memprihatinkan dengan keadaan sekitar tempat tinggal mereka hancur dan porak-poranda.

Menara komunikasi militer Israel sendiri digempur oleh pasukan Hamas lewat serangan drone mematikan.

Salah satu rekaman video memperlihatkan bahwa sebuah quadcopter terbang sangat dekat dengan menara komunikasi, setelahnya menjatuhkan peledak di dasar menara tersebut hingga hancur berantakan.

Selain menara komunikasi, menara yang hancur juga diduga sebagai menerima pusat penerima transmisi dan data komunikasi militer.

Dan juga menara yang memiliki fungsi pengumpul data intelijen serta data layanan seluler.

Sementara itu dari pihak Gedung Putih, Amerika Serikat, menanggapi isu meninggalnya 40 bayi Israel yang meninggal akibat serangan Hamas.

Baca Juga :  Mahfud MD Minta Umat Islam RI Bersatu, Tidak Boleh Berkiblat ke Timur Tengah

Joe Bidan mengatakan bahwa pihak Amerika Serikat tidak melihat ataupun memberikan konfirmasi atas meninggalnya bayi-bayi tersebut.

Kawasan Gaza semakin mencekam, Israel terus melakukan serangan hingga melakukan blokade kepada warga Palestina hingga kebanyakan dari para warga tersebut harus mengalami kekurangan pasokan makanan.

Bukan hanya itu, pasokan listrik, serta pasokan air bersih pun harus terganggu akibat serangan tentara Israel yang tidak henti-henti tersebut.

Blokade yang dilakukan oleh pihak Israel sendiri merupakan perintah yang dilontarkan oleh Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant.

Menara Komunikasi Militer Israel yang digempur oleh Hamas merupakan satu dari sekian bangunan yang hancur dalam konflik Israel-Palestina tersebut.

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terbaru