Aset Konsolidasi Bank Mandiri Tembus Rp 2 Triliun di Tahun 2023

- Redaksi

Saturday, 18 November 2023 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aset Konsolidasi Ekonomi dan Perbankan

SwaraWarta.co.id – Sebuah fenomena menarik terjadi di dunia perbankan Indonesia di mana Bank Mandiri, secara mengejutkan mampu menembus total aset konsolidasi terbanyak di tahun 2023 ini.

Catatan impresif Bank Mandiri tersebut diperoleh selama Kuartal III 2023 dalam hitungan kinerja keuangan tahunan.

Ada banyak hal pendukung yang mampu mengangkat Bank Mandiri sampai ke level ini, di antaranya didukung oleh kondisi perekenomian yang masih solid.

Hal lain, termasuk di antaranya adalah adanya bentuk transformasi bisnis menyeluruh dalam bidang ekonomi dan finansial selama tahun 2023 ini.

Dengan aset konsolidasi yang mencapai angka Rp 2 triliun atau tepatnya di angka Rp. 2.007 Bank Mandiri yang memiliki kode bank emiten BMRI ini sukses menjadi bank yang bisa menembus angka tersebut di tahun 2023.

Aset konsolidasi yang dimaksud, tercatat hingga September 2023 atau mengalami tingkat kenaikan secara persentase sebanyak 9,11 % dibanding tahun sebelumnya.

Darmawan Junaidi sebagai Direktur Bank Mandiri menyebutkan penyebab kenaikan aset perusahaannya ikut dipengaruhi oleh laju pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga yang tumbuh dengan ekstra cepat.

Secara perhitungan, Bank Mandiri mampu memberikan kredit konsolidasi sebesar Rp. 1.315, 92 triliun pada September 2023.

Padahal di periode yang sama, tahun sebelumnya hanya mampu menyentuh posisi di angka Rp. 1.167, 51 triliun.

Secara kalkulasi, kredit konsolidasi yang berhasil dikeluarkan dari tahun sebelumnya sebanyak 12,71 % year of year (yoy).

Dalam keterangan lain Darmawan menyebutkan bahwa perusahaannya memfokuskan diri untuk meningkatkan pelayanannya terutama dalam memberikan solusi keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dalam konteks lain, kebutuhan masyarakat yang dimaksud berprioritas dalam bidang yang prospektif di setiap daerah.

Secara lebih rinci, Bank Mandiri juga berhasil berhasil mencatatkan diri sebagai bank yang mampu menorehkan pertumbuhan positif di hampir keseluruhan segmen penting.

Pada penyaluran kredit segmen komersial, Bank Mandiri mampu menaikkan level menjadi Rp. 222,3 triliun atau meningkat sebesar 18,55 % year of year.

Kemudian untuk segmen kredit Small Medium Enterprise, Bank Mandiri mengalami penaikkan menjadi Rp. 74,16 triliun year of year atau naik sebesar 11,73 % yoy.

Selain dua segmen di atas, segmen lain yang juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang diraih Bank Mandiri adalah kredit untuk segmen mikro, kredit konsumer, serta kredit korporasi.

Berita Terkait

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Kesehatan

Asam Lambung Naik? Ini Cara Mengatasi yang Ampuh dan Alami

Friday, 9 Jan 2026 - 15:35 WIB