5 Wisata di Ubud Bali yang Memiliki Daya Tarik Kuat

- Redaksi

Wednesday, 20 December 2023 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pesona sungai Alung (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Ubud merupakan tempat dengan keindahan alam hijau yang menakjubkan. Selain pemandangan alamnya yang indah, Ubud juga memiliki banyak wisata lain yang menarik untuk dikunjungi. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi Wisata di Ubud Bali 

Apabila mengunjungi Bali Kamu harus mampir di Ubud. Sebab di Ubud terdapat berbagai wisata menarik yang cocok dikunjungi saat liburan, berikut contohnya:

1. Monkey Forest Ubud

Salah satu contohnya adalah Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana, di mana kamu bisa menemukan ratusan monyet dan tumbuhan langka. 

Ada juga Pura Dalem Agung Padangtegal yang sangat artistik dan dianggap suci. Harga tiket masuk menuju wisata ini terbilang murah yakni sekitar Rp60-Rp100.

Baca Juga :  Tesla Pindahkan Seluruh Simpanan Bitcoin Senilai Rp 11,8 Triliun: Apa yang Terjadi?

2. Campuhan Ridge Walk 

Kamu juga bisa mencoba Campuhan Ridge Walk di Bukit Campuhan. Di sana, kamu bisa berjogging atau bersepeda sambil menikmati suasana sejuk dari sungai di sekitarnya.

Kamu juga bisa mengambil foto keren sepanjang perjalanan. Meskipun pesona alamnya cukup memukau harga tiket di tempat ini masih gratis.

3. Sungai Ayung

Ingin menikmati alam Ubud dengan cara yang berbeda? Kamu bisa mencoba arung jeram di Sungai Ayung, sungai terpanjang di Bali. 

Arusnya tidak terlalu deras sehingga aman bagi pemula. Medan arung jeram di Sungai Ayung sekitar 10 km dengan waktu kurang lebih 1,5-2 jam. 

Ada beberapa pengelola rafting yang ada di Ubud yang menawarkan harga dan fasilitas yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Pipa Limbah Laundry di Bekasi Ditutup Paksa karena Tak Berizin dan Cemari Sungai

4. Desa Petulh

Jika kamu ingin melihat sesuatu yang unik dan berbeda, kamu bisa singgah ke Desa Petulu. Di sana, kamu akan menemukan ribuan burung bangau putih atau kokoan.

Waktu terbaik untuk melihat kokoan adalah sore hari karena jumlahnya lebih banyak. Tidak dikenakan biaya untuk melihat kokoan di Desa Petulu. 

5. Pasar Seni Ubud

Setelah puas berkeliling Ubud, Kamu bisa mampir ke Pasar Seni Ubud. Di sana kamu bisa membeli berbagai macam cendera mata khas Bali. 

Ada kafe, toko perhiasan, toko baju, dan toko oleh-oleh khas Bali. Sebagai pasar tradisional, kamu bisa menawar harga dengan penjual ditetapkan oleh penjual

Pasar Seni Ubud beralamat di Jalan Raya Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Pada pagi hari, pasar ini digunakan sebagai pasar sembako, sedangkan pada sore hari digunakan untuk menjual suvenir.

Baca Juga :  Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Beberapa wisata di Ubud tersebut, sangat menarik untuk dikunjungi. Terlebih fasilitas yang tersedia cukup bagus.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru