Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Resmi! KPK Menahan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta

KPK Menahan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta
KPK Menahan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta.


SwaraWarta.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan langkah tegas dengan menahan mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto, pada Jumat, 8 Desember.

Eko disinyalir menerima gratifikasi sejak tahun 2009 yang lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengumumkan penahanan Eko untuk 20 hari pertama mulai 8 Desember hingga 27 Desember 2023 di Rutan KPK.

Eko diduga menerima gratifikasi melalui rekening bank yang terhubung dengan keluarganya dan perusahaan-perusahaan terafiliasi. Asep menjelaskan bahwa praktik penerimaan gratifikasi ini terus berlangsung hingga tahun 2023.

Asep juga menguraikan beberapa perusahaan yang diduga terkait dengan Eko, seperti bisnis jual beli motor Harley Davidson, restorasi mobil antik, serta proyek konstruksi dan pengadaan sarana pendukung jalan tol.

Jumlah gratifikasi yang diterima Eko mencapai Rp18 miliar, yang berasal dari pengusaha impor, pengusaha jasa kepabeanan (PPJK), hingga pengusaha barang kena cukai. Meskipun begitu, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penyidikan yang terus berlanjut, kata Asep.

"Penyidik akan terus mendalami aliran uang, termasuk kemungkinan adanya perbuatan pidana lain," ungkapnya.

Ketahuan dari viralnya kekayaan Asep, praktik korupsi yang dilakukan Eko melanggar Pasal 12B UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dengan langkah tegas KPK, semoga ini menjadi pesan kuat bagi para pelaku korupsi bahwa hukum akan menindak tegas setiap praktik yang merugikan negara dan masyarakat.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter