Kapolda Papua Pastikan Pilot yang Disandera KKB Keadaannya Baik-Baik Saja

- Redaksi

Friday, 5 January 2024 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilot yang Disandera KKB Dalam Keadaan Baik-SwaraWarta.co.id (Sumber: JPNN)

SwaraWarta.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Mathius Fakhiri, menyatakan bahwa kondisi pilot yang disandera oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, dalam keadaan baik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan dan foto yang diterima, pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut dalam keadaan sehat.

Ia menyebutkan bahwa upaya negosiasinya dengan mengedepankan Pemda Nduga masih terus dilakukan untuk pilot tersebut.

Hal itu diungkap langsung Kapolda di Jayapura, pada Jumat.

Pembebasan sandera masih mengandalkan kerjasama dengan Pemkab Nduga, karena para pelaku berasal dari kabupaten tersebut.

Kapolda menyatakan bahwa keterlibatan pejabat dan masyarakat Nduga diharapkan dapat mempercepat pembebasan pilot Philip Mehrtens.

Baca Juga :  Bapanas Investigasi Residu Pestisida Berlebih pada Anggur Shine Muscat demi Keamanan Konsumen

Ada rasa kasihan terhadap sanak keluarga pilot yang disandera yang terus khawatir nasib korban sejak bulan Februari 2023 lalu.

Fakhiri sangat berharap kelompok yang menyandera segera melepaskan pilot.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan juga menyatakan kesiapannya untuk membantu upaya pembebasan sandera yang memasuki bulan ke-11.

Meskipun demikian, upaya tersebut tetap melibatkan negosiasi yang terus dilakukan oleh Pemkab Nduga.

Pada saat ini prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan tugas Damai Cartenz juga terus berupaya untuk membantu dan mendorong Pemkab Nduga melakukan negosiasi guna membebaskan sandera.

Pilot Philip Mehrtens disandera oleh kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Egianus Kogoya setelah pesawatnya dibakar di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Februari 2023.

Baca Juga :  Satreskrim Polresta Bogor Berhasil Amankan Polisi Gadungan, Ini Motif yang Dipakai Buat Jerat Korban

Situasi ini menjadi semakin kompleks dengan memasukinya bulan ke-11 dari masa penyanderaan, dan upaya pembebasan masih terus bergantung pada negosiasi dengan pihak Pemkab Nduga.

Keterlibatan TNI dan kepolisian regional menjadi bagian dari strategi untuk meraih pembebasan yang diharapkan.

Semua pihak berharap agar pilot yang disandera dapat segera dibebaskan, mengakhiri kekhawatiran keluarga yang telah berlangsung sejak bulan Februari tahun sebelumnya.***

Berita Terkait

Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu di 2026? Jadwal Resmi Taspen & Estimasi Dana yang Bakal Masuk Rekening
Viral! Video Ukhti Salat Mukena Pink Disebut Ada Versi No Sensor, Benarkah Full Durasi Panjangnya Beredar?
KJP Plus Maret 2026 Kapan Cair? Bocoran Jadwal Terbaru & Benarkah Dana Double 2 Bulan Sekaligus!
Kenapa Israel Nyerang Iran? Mengungkap Alasan di Balik Eskalasi Maret 2026
Iran Bombardir Pusat Kota Tel Aviv dengan Rudal Balistik: Eskalasi Konflik Timur Tengah
Profil & Biodata Satria Mahathir, TikToker Kontroversial yang Ajak Selebgram Bikin Konten 21+
Viral! Satria Mahathir Ajak Selebgram Cantik Bikin Konten 21+, DM Jadi Sorotan
Terungkap! Sosok Perempuan di Video Dea Store Meulaboh Disebut Asal Medan

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 19:07 WIB

Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu di 2026? Jadwal Resmi Taspen & Estimasi Dana yang Bakal Masuk Rekening

Tuesday, 3 March 2026 - 19:04 WIB

Viral! Video Ukhti Salat Mukena Pink Disebut Ada Versi No Sensor, Benarkah Full Durasi Panjangnya Beredar?

Tuesday, 3 March 2026 - 18:54 WIB

KJP Plus Maret 2026 Kapan Cair? Bocoran Jadwal Terbaru & Benarkah Dana Double 2 Bulan Sekaligus!

Tuesday, 3 March 2026 - 18:03 WIB

Kenapa Israel Nyerang Iran? Mengungkap Alasan di Balik Eskalasi Maret 2026

Tuesday, 3 March 2026 - 14:44 WIB

Iran Bombardir Pusat Kota Tel Aviv dengan Rudal Balistik: Eskalasi Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru