Teror Bom Bondet di Rumah Ketua KPPS Pamekasan, Polda Jatim Buru Pelaku

- Redaksi

Tuesday, 20 February 2024 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror Bom Bondet di Rumah Ketua KPPS Pamekasan, Polda Jatim Buru Pelaku

SwaraWarta.co.id Rumah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06, Dusun Timur, Desa Nyalabu Daja, Pamekasan, bernama Husairi, mendapat teror dari orang tak dikenal (OTK), Senin (19/2) sekitar pukul 03.45 WIB.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk membantu Polres Pamekasan melakukan penyelidikan.

Hasil temuan sementara, ledakan di rumah tersebut disebabkan oleh bom ikan atau yang biasa disebut bondet.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, sudah kita identifikasi dan terjunkan tim. Bahan dasarnya adalah dari bom ikan, bondet,” ujarnya, saat ditemui awak media di ruang Rupatama Polda Jatim, Selasa (20/2).

Baca Juga :  PPN Naik Jadi 12% di 2025, Pedagang Tanah Abang Makin Tertekan

Imam menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat insiden tersebut, hanya ada kerusakan rumah milik korban.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerusakan material saja rumah yang ada,” katanya.

Imam mengaku, belum mengetahui motif terduga pelaku melakukan aksi teror tersebut. Dia meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil kerja tim.

“Kita belum tahu motifnya dan kita tidak usah berandai-andai, biarkan tim bekerja dulu,” tutupnya.

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terbaru