Hpp Ditambah dengan Laba yang Diinginkan adalah Cara Menghitung Apa? Begini Penjelasanya!

- Redaksi

Thursday, 7 March 2024 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cara menghitung HPP (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Dalam bisnis, penting untuk menghitung harga pokok penjualan atau HPP. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

HPP adalah biaya yang dikeluarkan untuk membuat atau menghasilkan suatu barang atau jasa, termasuk biaya produksi, overhead, bahan baku, dan tenaga kerja.

Kemudian, Anda juga perlu menentukan laba yang diinginkan dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan.

Laba yang diinginkan bisa dihitung berdasarkan persentase dari HPP atau berdasarkan nominal tertentu yang diinginkan.

Cara Menghitung HPP dengan Benar

Untuk menghitung HPP, pertama-tama Anda harus menentukan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk membuat barang atau jasa. 

Setelah itu, jumlahkan semua biaya tersebut untuk mendapatkan total biaya produksi atau HPP.

Selanjutnya, tentukan persentase laba yang diinginkan dari HPP. Persentase ini bisa berbeda-beda tergantung dari strategi bisnis yang ingin dijalankan.

Baca Juga :  Imbas Penganiayaan Dokter Koas, Nama Dedy Mandarsyah jadi Sorotan hingga disebut Pernah Terlibat OTT KPK

Setelah mengetahui HPP dan jumlah laba yang diinginkan, Anda dapat menentukan harga jual dengan menambahkan jumlah laba yang diinginkan ke HPP, lalu membagi hasilnya dengan persentase keuntungan.

Sederhananya, dengan menghitung HPP dan menentukan laba yang diinginkan, Anda dapat menentukan harga jual yang tepat untuk barang atau jasa yang Anda hasilkan.

Bagaimana cara menentukan persentase laba yang tepat?

Tentukan persentase laba yang tepat dapat bervariasi tergantung pada tujuan bisnis dan strategi yang ingin dijalankan. 

Umumnya, persentase laba yang diinginkan berkisar antara 5-20% dari HPP. Anda dapat mempertimbangkan faktor-faktor seperti persaingan pasar, harga jual yang kompetitif, dan margin keuntungan yang diinginkan. 

Hal ini bisa disesuaikan dengan kondisi usaha Anda dan strategi bisnis yang Anda rencanakan.

Baca Juga :  Boikot Produk Pro Israel Mulai Dilakukan, Benarkah PHK Besar-besaran Segera Sedang Mengintai?

Bagaimana cara menentukan harga jual yang kompetitif?

Hpp Ditambah dengan Laba yang Diinginkan adalah Cara Menghitung Apa? Begini Penjelasanya!
Cara menghitung HPP (Dok. Istimewa)

Untuk menentukan harga jual yang kompetitif, Anda perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui berapa harga yang ditawarkan oleh pesaing. 

Kemudian, perhitungkan biaya lain yang terkait dengan penjualan, seperti biaya pemasaran dan distribusi. 

Setelah itu, sesuaikan harga jual dengan kualitas produk atau layanan Anda untuk menarik pelanggan.

Anda juga perlu memperhatikan nilai tambah produk atau layanan Anda dibandingkan dengan pesaing. 

Misalnya, jika produk atau layanan Anda memiliki fitur unggulan atau garansi yang lebih baik, Anda dapat mempertimbangkan untuk menetapkan harga yang lebih tinggi.

Pastikan untuk tidak menetapkan harga terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena dapat berdampak negatif pada reputasi bisnis Anda. 

Baca Juga :  Pengamanan Ketat Debat Publik Pilkada Ponorogo 2024: Jumlah Simpatisan Dibatasi, Masuk Harus Pakai ID Card

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Anda dapat menentukan harga jual yang kompetitif untuk produk atau layanan Anda.

Bagaimana cara menentukan harga yang bersaing?

Untuk menentukan harga yang bersaing, Anda dapat melakukan riset pasar untuk mengetahui kisaran harga yang ditawarkan oleh pesaing. 

Kemudian, perhitungkan biaya-biaya terkait dengan produk atau layanan Anda seperti biaya produksi, biaya pemasaran dan distribusi serta margin keuntungan yang diinginkan.

Anda juga perlu mempertimbangkan posisi merek Anda di pasar dan selera konsumen. Jika merek Anda dikenal dengan kualitas yang baik, Anda dapat mempertimbangkan untuk menetapkan harga yang lebih tinggi. 

Namun, jika Anda memasuki pasar yang sangat kompetitif atau jika produk Anda dimaksudkan untuk konsumen yang memiliki anggaran rendah, Anda mungkin perlu menetapkan harga yang lebih rendah.

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
5 Cara Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula di 2026, Kamu Wajib Coba!
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Thursday, 4 June 2026 - 07:40 WIB

5 Cara Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula di 2026, Kamu Wajib Coba!

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Berita Terbaru