Dampak Erupsi Gunung Ruang, Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat

- Redaksi

Thursday, 18 April 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Ruang (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Gunung Ruang meletus di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara pada tanggal 16 April 2024. Setelah itu, aktivitas vulkanik di Gunung Karangetang dan Gunung Awu juga meningkat. 

Kepala Tim Pengamatan Gunung Api PVMBG, Heruningtyas Desi Purnamasari, mengatakan bahwa ada peningkatan kegempaan pada dua gunung yang berdekatan dengan Gunung Ruang. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunung Karangetang dan juga Gunung Awu. Untuk Gunung Awu itu kami sedang pantau juga karena ada beberapa peningkatan aktivitas kegempaan sebelum terjadinya erupsi Gunung Ruang,” kata Desi, Kamis (18/4). 

Baca Juga:

Waspada! Gunung Semeru di Lumajang Meletus

Gunung Karangetang berada 50km sebelah utara dari Gunung Ruang dan Gunung Awu berada di sisi utara Gunung Ruang dengan jarak 150km. 

Baca Juga :  Tak Ada Nama PDIP dalam Calon Menteri Kabinet Prabowo Gibran, Politisi Ini Angkat Bicara

Tim PVMBG awalnya memantau aktivitas Gunung Awu sebelum Gunung Ruang meletus pada tanggal 16 April 2024. 

“Jadi sebenarnya kami sedang memantau cukup intens Gunung Awu di Sulawesi Utara, ini jaraknya memang dekat dengan Gunung Ruang. Namun kami juga tidak menyangka akan terjadi erupsinya lebih dulu di Gunung Ruang,” ujarnya.

“Karena Gunung Ruang ini skala kegempaannya cukup cepat dan juga dari dari peningkatan aktivitas sampai ke erupsi ini jaraknya sangat cepat, kurang lebih 2 hari,” lanjutnya.

Baca Juga:

Waspadai 7 Gunung Berapi Ini Selama Musim Hujan

Namun, Gunung Ruang justru meletus lebih dulu tanpa disangka-sangka. Status Gunung Karangetang masih ada di level II atau waspada, namun aktivitasnya diindikasikan terpengaruh oleh erupsi Gunung Ruang. 

Baca Juga :  Bos Peternakan Asal Bogor Disebut Daftar Bacabup Ponorogo, Ini Faktanya!

Sementara untuk Gunung Awu, PVMBG telah menaikkan statusnya dari level II ke level III (siaga) sejak aktivitas Gunung Ruang meningkat. PVMBG sedang memantau intensif gunung lain yang dekat dengan Gunung Ruang.

Gunung Awu memang kami baru saja menaikkan status dari level II atau waspada ke level III. Jadi kami untuk saat ini sedang intensif memantau gunung (lain) juga, yang di dekat dengan Gunung Ruang,” jelasnya.

Berita Terkait

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru