Peluncuran Layanan Internet Starlink oleh Elon Musk di Denpasar: Upaya Meningkatkan Konektivitas Puskesmas Terpencil di Indonesia

- Redaksi

Monday, 20 May 2024 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan Internet Starlink Elon Musk, Siap Diluncurkan – SwaraWarta.co.id (Sumber: Antara)

SwaraWarta.co.idElon Musk, CEO SpaceX, secara resmi meluncurkan layanan internet Starlink di Puskesmas Pembantu I Sumerta Kelod, Denpasar, Bali pada Minggu, 19 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara tersebut, Musk mengenakan kemeja endek berwarna hijau dan menandatangani kesepakatan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan layanan internet Starlink di Puskesmas-puskesmas yang terletak di daerah terpencil.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia, banyak di antaranya mengalami masalah dengan konektivitas internet.

Ia mengungkapkan bahwa pemasangan ribuan jaringan Starlink sangat diperlukan karena masih ada puskesmas yang memiliki koneksi internet buruk, bahkan tidak ada sinyal internet sama sekali.

Budi Gunadi berharap bahwa dengan adanya Starlink, 2.700 puskesmas yang koneksinya buruk dan 700 puskesmas yang sama sekali tidak memiliki koneksi, dapat terhubung dengan baik.

Baca Juga :  Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo

BACA JUGA: Diduga Dibunuh Suami, IRT di Bangka Barat Tewas Tergeletak


Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyoroti bahwa perusahaan layanan internet Starlink belum memiliki kantor resmi di Indonesia.

Ia menekankan perlunya perusahaan milik Elon Musk tersebut untuk membangun infrastruktur di Indonesia dan memenuhi kewajiban pajak.

Berbeda dengan Budi Gunadi, Budi Arie membahas hal lain, yakni belum adanya pembayaran pajak dari perusahaan tersebut dan di masa mendatang Starlink memiliki kantor di Indonesia.

Saat ini, layanan internet Starlink di Indonesia dijual melalui Starlink Service Indonesia.

Menurut Budi Arie, keberadaan kantor resmi di Indonesia diperlukan untuk memastikan perlindungan konsumen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa pembiayaan layanan internet Starlink untuk 10 ribu puskesmas akan dianggarkan secara nasional.

BACA JUGA: Pasangan Rohingya Melangsungkan Pernikahan di Aceh Barat, Ini Kata KUA

Baca Juga :  Rara, Putri Cak Imin, Ikut Demo Tolak RUU?

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk menjamin tersedianya jaringan internet bagi puskesmas-puskesmas di seluruh Indonesia.

Budi berharap layanan internet Starlink dapat membantu puskesmas-puskesmas di daerah terpencil untuk mengakses layanan telemedis.

Dengan adanya koneksi internet yang memadai, puskesmas yang belum memiliki dokter spesialis dapat berkonsultasi secara daring dengan dokter spesialis yang berada di Bali.

Menurut Budi, layanan telemedis ini akan sangat membantu pasien dengan penyakit tertentu untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa harus bepergian jauh.

Misalnya, pasien diabetes dan penyakit ginjal di kepulauan Maluku dapat melakukan konsultasi jarak jauh dengan dokter spesialis di Bali.

Program pemasangan layanan internet Starlink ini diharapkan dapat meningkatkan akses kesehatan di daerah-daerah yang selama ini mengalami keterbatasan dalam hal konektivitas internet.

Dengan demikian, layanan kesehatan seperti telemedis dapat dilakukan secara lebih luas dan merata, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil.

Baca Juga :  Imbas Proyek Galian, Pedagang Mie Ayam di Kuningan Jaksel Alami Penurunan Omzet

Peluncuran layanan ini juga merupakan langkah penting bagi Indonesia dalam upaya memperluas jangkauan internet ke seluruh penjuru negeri.

Kehadiran Starlink diharapkan dapat mengatasi masalah konektivitas yang selama ini menjadi kendala utama bagi banyak puskesmas dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal.

Kolaborasi antara SpaceX dan pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan infrastruktur digital yang lebih baik.

Dengan adanya jaringan internet yang stabil dan cepat, diharapkan puskesmas-puskesmas dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien, termasuk dalam situasi darurat.

Ke depan, diharapkan lebih banyak puskesmas yang dapat terhubung dengan jaringan internet Starlink, sehingga tidak ada lagi daerah yang tertinggal dalam hal akses terhadap layanan kesehatan.

Hal ini akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.***

Berita Terkait

Apakah 18 Agustus 2026 Libur? Cek Faktanya Menurut SKB 3 Menteri
Cara Menurunkan Desil: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bansos
Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta
Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak
Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK
Samsat Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Tips Biar Nggak Antre Panjang
Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Jadwal, Asal-usul, dan Amalan Tradisinya!
Penyebab Kebakaran Nipah Mall Makassar: Dugaan Korsleting Listrik pada Neon Box

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 10:02 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Libur? Cek Faktanya Menurut SKB 3 Menteri

Thursday, 13 August 2026 - 09:35 WIB

Cara Menurunkan Desil: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bansos

Wednesday, 12 August 2026 - 14:12 WIB

Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta

Wednesday, 12 August 2026 - 11:25 WIB

Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak

Tuesday, 11 August 2026 - 10:17 WIB

Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK

Berita Terbaru

Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Dibuka

Teknologi

9 Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Dibuka dan Penyebabnya

Thursday, 13 Aug 2026 - 06:05 WIB