Evakuasi Jenazah Pilot PT Intan Angkasa dan Penumpang Selamat dari Distrik Alama ke Timika

- Redaksi

Tuesday, 6 August 2024 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id Jenazah pilot PT Intan Angkasa, Glen Malcolm Conning, berhasil di- evakuasi oleh Tim Satgas TNI dari Distrik Alama, Kabupaten Mimika, menuju RSUD Mimika .

Informasi ini disampaikan oleh Panglima Komando Gabungan Operasi Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Richard TH Tampubolon.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Letjen TNI Richard TH Tampubolon, evakuasi sendiri dilakukan dimulai pukul 10.00 WIT pagi dan berhasil tiba di Bandara Lanud Yohanis Kapiyau Timika pada pukul 12.45 WIT siang harinya.

Pasukan gabungan TNI telah berhasil mengevakuasi jenazah pilot helikopter PK IWN milik PT Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning, dari Distrik Alama menuju ke Kota Timika.

Proses bantuan ini melibatkan tiga helikopter yang diterbangkan ke Distrik Alama dan kembali dengan selamat ke Bandara Lanud Yohanis Kapiyau Timika pada pukul 12.45 WIT.

Baca Juga :  Tembakau Petani di Probolinggo Terserang Penyakit Ker-ker, Apakah Bahaya?

Selain panggilan pemakaman, Panglima Kogabwilhan III juga menyampaikan bahwa terdapat enam penumpang yang selamat, terdiri dari empat tenaga kesehatan dan dua balita.

Para penumpang selamat ini juga akan dievakuasi dari Distrik Alama ke Timika.

Identitas empat tenaga kesehatan yang selamat adalah Koraliak Gwijangge, Demianus Pakage, Naomi Kambu, dan Hasmaya.

Sementara dua balita yang selamat adalah Ferni dan Hafisan. Diinformasikan hlbahwa hanya enam orang, Tmtotal penumpang selamat.

Letjen TNI Richard TH Tampubolon juga menjelaskan kronologis kejadian tragis tersebut. Pada pukul 09.30 WIB,

helikopter jenis IWN MD.500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service yang dikemudikan oleh Glen Malcolm Conning lepas landas dari Bandara Udara Moses Kilangin Timika menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika, dengan membawa enam penumpang.

Baca Juga :  Aksi Reuni Akbar 411: Seruan untuk Pengadilan Jokowi dan Penangkapan Pemilik Akun Kontroversial

Sesampainya di Distrik Alama, helikopter tersebut dicegat oleh kelompok bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Penumpang dan pilot diturunkan dari helikopter, dan pilot Glen Malcolm Conning kemudian dibunuh di Lapangan Terbang Alama oleh kelompok senjata tersebut.

Upaya mengantarkan jenazah dan penumpang ini merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan dan memberikan penghormatan terakhir kepada korban.

Tim Satgas TNI berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

Peristiwa ini menambah catatan tragedi dalam perjalanan udara di Papua, di mana gangguan keamanan sering kali mengancam keselamatan penerbangan dan penumpang.

Namun, dengan upaya gigih dari pasukan gabungan TNI, keluhan berhasil dilakukan meski dalam kondisi yang penuh risiko.

Baca Juga :  Ide Takjil Buka Puasa yang Segar, Nomor 3 Bikin Ngiler

Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya perhatian lebih terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan di daerah-daerah rawan konflik seperti Papua.

Upaya peningkatan koordinasi dan pengamanan yang diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Evakuasi ini diharapkan membawa ketenangan bagi keluarga korban dan penumpang yang selamat, serta menjadi langkah awal untuk memastikan keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Pihak yang berwenang terus berupaya mengatasi tantangan keamanan di Papua untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.

Dalam proses evakuasi ini, peran serta berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, juga sangat penting untuk mendukung kelancaran operasi dan memastikan bantuan dapat diberikan dengan cepat dan tepat.

Upaya bersama ini menjadi kunci dalam menghadapi pertahanan keamanan dan kemanusiaan di Papua.***

Berita Terkait

Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya
3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 10:09 WIB

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Berita Terbaru

Cara Mengatasi Live IG yang Error

Teknologi

5 Cara Mengatasi Live IG yang Error agar Lancar dan Jernih

Sunday, 11 Jan 2026 - 11:06 WIB