Kecelakaan Bus di Afrika Selatan Akibatkan 12 Murid Meninggal

- Redaksi

Thursday, 11 July 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dua belas murid sekolah dan pengemudi bus mereka tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu pagi, seperti yang disampaikan oleh pejabat provinsi Gauteng, Afrika Selatan.

Menteri Pendidikan Gauteng, Matome Chiloane, menyatakan bahwa kehilangan anak-anak ini adalah pukulan telak bagi komunitas mereka.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa pikiran dan doa mereka bersama keluarga siswa yang meninggal dan terluka.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah minibus yang membawa murid sekolah dasar dari Kokosi-Wedela di Kotamadya Merafong.

Minibus tersebut ditabrak dari belakang oleh sebuah truk pikap, yang menyebabkan minibus itu terguling dan terbakar.

Insiden ini juga mengakibatkan tujuh murid lainnya terluka, menurut pejabat pendidikan.

Pernyataan dari pihak berwenang menyebutkan bahwa polisi sedang menyelidiki keadaan seputar kecelakaan tragis tersebut.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 6.45 pagi waktu setempat (12.45 WIB), yang merupakan jam sibuk bagi murid sekolah dan para pekerja.

Baca Juga :  Arus Balik Nataru Sedang Berlangsung, Penumpang Bandara Internasional I Gede Gusti Ngurah RAI

Kecelakaan itu menewaskan 11 murid dari Sekolah Dasar Rockland, satu murid dari Laerskool Blyvooruitsig, serta pengemudi mereka.

Departemen Pendidikan menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan tim dukungan psiko-sosial ke sekolah-sekolah untuk memberikan dukungan segera dan bekerja sama dengan sekolah serta keluarga yang terdampak.

Taksi minibus merupakan moda transportasi utama di Afrika Selatan, mengangkut jutaan orang ke tempat kerja, sekolah, provinsi, kota kecil, dan bahkan melintasi perbatasan setiap hari.

Dalam insiden ini, minibus yang membawa murid-murid sekolah tersebut sedang dalam perjalanan ketika sebuah truk pikap menghantamnya dari belakang.

Benturan tersebut menyebabkan minibus terguling dan akhirnya terbakar.

Para pejabat menyatakan bahwa kecelakaan ini mengakibatkan kematian 11 murid dari Sekolah Dasar Rockland, satu murid dari Laerskool Blyvooruitsig, serta pengemudi mereka.

Baca Juga :  Pemberlakuan Ganjil-Genap di Kawasan Puncak

Selain itu, tujuh murid lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Matome Chiloane, dalam pernyataannya, mengungkapkan bahwa kehilangan murid-murid ini merupakan pukulan yang sangat berat bagi komunitas setempat.

Ia menegaskan bahwa pikiran dan doa mereka bersama dengan keluarga yang berduka dan terluka.

Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki kondisi dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan ini.

Waktu kecelakaan tersebut, yaitu pukul 6.45 pagi waktu setempat, merupakan saat-saat sibuk di mana banyak murid sekolah dan pekerja sedang dalam perjalanan.

Sebagai langkah tanggap darurat, Departemen Pendidikan Gauteng telah mengirimkan tim dukungan psiko-sosial untuk memberikan bantuan segera kepada sekolah-sekolah yang terdampak dan bekerja sama dengan keluarga korban.

Mereka berusaha memberikan dukungan emosional dan psikologis bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga atau mengalami trauma akibat kejadian ini.

Baca Juga :  PKB Peringatkan Menag Yaqut, Hati-hati Jaga Mulutnya!

Insiden tragis ini menyoroti peran penting taksi minibus sebagai moda transportasi utama di Afrika Selatan.

Setiap hari, jutaan orang bergantung pada taksi minibus untuk perjalanan mereka, baik untuk bekerja, sekolah, atau perjalanan antar kota dan provinsi.

Meskipun moda transportasi ini sangat penting, insiden seperti ini mengingatkan akan pentingnya keselamatan dan regulasi yang ketat untuk melindungi para penumpang.

Dengan demikian, peristiwa kecelakaan ini tidak hanya menjadi tragedi bagi keluarga korban,

tetapi juga menjadi panggilan bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan upaya dalam memastikan keselamatan transportasi, terutama bagi anak-anak yang menggunakan layanan ini untuk perjalanan sehari-hari mereka.

Kecelakaan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan langkah-langkah keselamatan yang lebih baik dan regulasi yang lebih ketat untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.***

Berita Terkait

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel
Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Berita Terkait

Sunday, 1 March 2026 - 12:38 WIB

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Berita Terbaru