Evaluasi Kinerja Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024

- Redaksi

Thursday, 1 August 2024 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Ricky Soebagdja, memberikan penilaian mendalam mengenai penampilan empat wakil bulu tangkis Indonesia yang gagal melaju dari fase grup Olimpiade Paris 2024.

Atlet-atlet yang dimaksud adalah Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting dari tunggal putra, ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanty, serta ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, semuanya terhenti lebih awal di babak penyisihan grup.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ricky Soebagdja menyoroti performa dan semangat juang para atlet di lapangan. Menurut Ricky, kekalahan tersebut terjadi karena sebagian besar atlet tidak mampu menampilkan permainan terbaik mereka.

Meskipun persiapan telah dilakukan dengan maksimal, hasil di lapangan tidak mencerminkan usaha tersebut.

Baca Juga :  Film Sampai Nanti, Hanna! Sukses di JAFF 2024 dan Siap Tayang di Bioskop

Ricky menyebutkan bahwa kecuali Ginting, ia melihat kekalahan ini disebabkan oleh ketidakmampuan pemain lain untuk menunjukkan performa terbaiknya.

Sementara itu, Ginting sudah menunjukkan seluruh kemampuannya, meski lawannya, Toma Junior Popov, didukung oleh suporter tuan rumah dan tampil sangat baik.

Ricky mengakui bahwa atmosfer Olimpiade sangat berbeda dari turnamen bulu tangkis kelas dunia lainnya.

Beban dan tekanan yang dirasakan oleh para atlet sangat besar, dan hanya mereka yang mampu mengatasi rasa takut, gugup, dan demam panggung yang dapat meraih kemenangan.

Ricky menyebutkan bahwa olimpiade memiliki atmosfer yang unik. Semua atlet merasakan tekanan yang sangat besar.

Kesiapan mental dan tentu saja kemampuan mengatasi ketegangan menjadi kunci.

Baca Juga :  Bobol Kotak Amal, Pria Asal Bondowoso Diamankan Polisi

Skill dan teknik sudah hampir setara, namun kemampuan mengatasi pikiran sendiri sangat menentukan berhasil tidaknya.

Saat ini, Indonesia hanya menyisakan dua wakil dalam cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Paris 2024.

Gregoria Mariska Tunjung berhasil melaju ke babak 16 besar tunggal putri, sementara ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melangkah ke perempat final.

Fajar dan Rian dijadwalkan menghadapi unggulan pertama dari China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di babak perempat final yang akan berlangsung di Porte De La Chapelle Arena pada pukul 18.00 WIB.

Di sisi lain, Gregoria Mariska Tunjung akan berhadapan dengan Kim Ga Eun dari Korea Selatan di babak 16 besar, yang kemungkinan besar akan digelar pada Jumat (2/8) pukul 00.30 WIB.

Baca Juga :  Disnakerperin Madiun Siapkan Pembahasan UMK 2025, Tunggu Arahan Provinsi

Dengan hanya dua pasangan yang tersisa, harapan Indonesia di Olimpiade Paris 2024 masih ada, dan seluruh mata kini tertuju pada performa Gregoria dan ganda putra yang akan berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.***

Berita Terkait

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Welber Jardim Comeback ke Timnas Indonesia U-19: Siap Bawa Garuda Muda Pertahankan Gelar Piala AFF 2026
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lemah, setelah Tanpa Pemain Eropa Jelang Piala AFF 2026
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Sunday, 10 May 2026 - 14:52 WIB

Welber Jardim Comeback ke Timnas Indonesia U-19: Siap Bawa Garuda Muda Pertahankan Gelar Piala AFF 2026

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru