Berita

Pertamina dan JOGMEC Kerja Sama untuk Mengurangi Emisi Metana

SwaraWarta.co.id – PT Pertamina (Persero) dan Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC) telah menandatangani Perjanjian Studi Bersama (JSA) untuk mengukur dan mengkuantifikasi emisi metana.

Tujuan utama adalah melakukan studi komprehensif tentang emisi metana dari kegiatan hulu migas dan mendorong pengurangan emisi di Blok Donggi-Matindok dan JOB Tomori.

Baca Juga: Harga BBM Naik di Seluruh Indonesia, Ini perbandingan harga Pertamina, BP, dan Shell per 1 Oktober 2023

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani sebelumnya pada ASEAN – Japan Economic Co-Creation Forum di Tokyo.

Pengukuran emisi metana yang akurat sangat penting karena emisi metana dapat memicu pemanasan global hingga 28 kali lebih besar dari karbon dioksida.

Direktur Strategi Pertamina, Salyadi Saputra, mengatakan bahwa penandatanganan ini menandai langkah maju Pertamina untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

“Kemitraan dengan JOGMEC akan mendukung kami dalam menyelaraskan dengan global best practice dan meningkatkan kemampuan Pertamina dalam mengelola emisi metana,” jelas Salyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (23/8).

Kemitraan dengan JOGMEC akan mendukung Pertamina dalam menyelaraskan dengan global best practice dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola emisi metana.

Hiroyuki Mori dari JOGMEC berharap dapat bekerja sama melalui JSA ini dalam proyek yang menantang terkait manajemen emisi metana.

Melalui proyek ini, mereka akan melakukan studi cara yang efektif dalam pengurangan emisi metana dengan penggunaan metode berstandar internasional.

Kerja sama ini menonjolkan komitmen kedua pihak dalam menghadapi tantangan lingkungan global dan menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Kami berharap dapat bekerja sama melalui JSA ini dalam proyek yang menantang ini, terkait manajemen emisi metana dalam rantai nilai gas alam. Melalui proyek ini, kami akan melakukan studi cara yang efektif dalam pengurangan emisi metana dengan penggunaan metode berstandar internasional, berdasarkan kondisi aktual di Asia Tenggara,” ujar Hiroyuki.

Baca Juga: Penyesuaian Harga Pertamax oleh PT Pertamina Patra Niaga: Harga BBM Naik Menyusul Tren Global

Pertemuan AZEC merupakan forum penting untuk diskusi dan memajukan upaya dekarbonisasi dan transisi energi.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Cara Mengatasi Laptop yang Tidak Ada Suaranya dengan Mudah dan Cepat

SwaraWarta.co.id - Mencari cara mengatasi laptop yang tidak ada suaranya sering kali bikin panik, apalagi…

4 hours ago

Kapan Bansos Tahap 3 Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima PKH & BPNT 2026

SwaraWarta.co.id – Kapan bansos tahap 3 cair? Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM)…

7 hours ago

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta Terbaru dari BKN dan KemenPANRB

SwaraWarta.co.id – Apakah CPNS 2026 sudah dibuka? Pendaftaran CPNS 2026 hingga saat ini belum dibuka.…

7 hours ago

Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam dengan Mudah dan Aman

SwaraWarta.co.id - Cara menonaktifkan GoPay Pinjam sering kali menjadi solusi tepat bagi kamu yang ingin…

7 hours ago

Link Live Streaming Aston Villa vs Indonesia All Star Malam Ini

SwaraWarta.co.id – Simak link live streaming Aston Villa vs Indonesia All Star. Pecinta sepak bola…

1 day ago

Mengapa Penghematan Energi Listrik Berkontribusi pada Mitigasi Perubahan Iklim? Berikut Ini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa penghematan energi listrik berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim? Di tengah ancaman krisis…

1 day ago