Kremlin Bantah Laporan Soal Komunikasi Vladimir Putin dengan Donald Trump

- Redaksi

Tuesday, 12 November 2024 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa Kremlin dengan tegas membantah soal laporan yang menyebutkan adanya pembicaraan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa laporan media yang beredar tersebut hanyalah fiksi informasi yang tidak berdasar.

Peskov juga menambahkan bahwa tidak ada percakapan apapun antara Putin dan Trump. Ia menegaskan bahwa Putin tidak memiliki agenda khusus untuk berbicara dengan Trump dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan mengenai panggilan telepon tersebut pertama kali dimuat oleh The Washington Post.

Media Amerika Serikat tersebut mengutip sumber anonim yang menyatakan bahwa percakapan itu melibatkan Trump yang memberi peringatan kepada Putin agar tidak memperburuk situasi konflik di Ukraina.

Baca Juga :  Donald Trump Tetapkan Tarif Impor AS 32% untuk Indonesia Mulai 1 Agustus 2025

Menurut laporan itu, Trump disebut mengingatkan Putin mengenai “kehadiran militer AS yang cukup besar di Eropa” dan menyatakan keinginannya untuk melakukan diskusi lanjutan terkait “upaya resolusi cepat untuk perang di Ukraina”.

Selain The Washington Post, kantor berita Reuters juga melaporkan mengenai panggilan tersebut, namun Kremlin menolak semua klaim ini sebagai berita yang tidak akurat.

Laporan menyebutkan bahwa panggilan telepon tersebut konon terjadi setelah Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Trump atas kemenangannya dalam pemilihan umum yang baru saja usai,

sekaligus menyatakan kekagumannya atas keteguhan Trump dalam menghadapi serangan-serangan selama masa kampanye.

Di sisi lain, tim Trump hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terkait laporan panggilan telepon tersebut.

Baca Juga :  Shopee Menjadi Platform E-commerce Favorit dan Sering Digunakan oleh Masyarakat di Indonesia

Direktur komunikasi tim Trump, Steven Cheung, dalam tanggapannya kepada Fox News, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan berkomentar mengenai panggilan pribadi antara Presiden Trump dan para pemimpin dunia lainnya.

Sebelumnya, Trump dalam kampanyenya pernah menyatakan bahwa dirinya akan menyelesaikan konflik Ukraina dalam satu hari jika terpilih sebagai presiden.

Namun, ia tidak menjelaskan dengan detail bagaimana rencana penyelesaian tersebut akan dilakukan.

Selain itu, Trump juga dilaporkan telah berbicara dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Rabu lalu. Zelenskyy kemudian mengonfirmasi percakapan tersebut dan menyebutnya sebagai “panggilan yang sangat baik”.

AS selama ini telah memberikan bantuan militer dan ekonomi dalam jumlah besar kepada Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi pada Februari 2022.

Baca Juga :  Sapi Endro Wibowo Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto

Kebijakan bantuan tersebut telah lama dikritik oleh Trump dan beberapa anggota parlemen dari Partai Republik yang menentang dukungan besar-besaran untuk Ukraina.

Dalam konteks hubungan internasional, laporan soal komunikasi antara Trump dan Putin ini menimbulkan spekulasi baru mengenai sikap Trump terhadap Rusia dan Ukraina,

terutama setelah Trump beberapa kali mengindikasikan ketidaksukaannya terhadap kebijakan bantuan AS untuk Ukraina.

Dengan adanya penegasan dari Kremlin bahwa laporan ini adalah palsu, perhatian kini tertuju pada kemungkinan langkah-langkah diplomasi yang akan diambil kedua negara di masa depan, terutama terkait konflik berkepanjangan di Ukraina.***

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB