Erick Thohir: Penurunan Peringkat FIFA Indonesia Sudah Diprediksi

- Redaksi

Friday, 20 December 2024 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir (Dok. Ist)

Erick Thohir (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menanggapi turunnya peringkat FIFA Indonesia sebanyak dua tingkat dalam data terbaru yang dirilis FIFA pada Kamis.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat 127 dunia dengan total 1.133,41 poin. Sebelumnya, pada data 28 November 2024, tim Garuda masih menempati posisi 125 dengan 1.135,11 poin.

Menanggapi hal ini, Erick mengaku tidak terlalu khawatir. “Enggak apa-apa,” ucapnya saat berbicara kepada media di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan peringkat ini disebabkan oleh dua hasil kurang memuaskan dalam pertandingan terakhir di ASEAN Cup 2024.

Indonesia bermain imbang 3-3 melawan Laos dan kalah tipis 0-1 dari Vietnam. Hasil ini menyebabkan Indonesia kehilangan 1,7 poin dan menutup tahun 2024 di peringkat 127 dunia.

Baca Juga :  DPD PDIP Sebut Tak Akan Dukung Bobby Nasution di Pilkada Mendatang

Dalam klasemen terbaru, posisi Indonesia digeser oleh Gambia di peringkat 125 (1.134,69 poin) dan India di peringkat 126 (1.133,62 poin).

Menurut Erick, penurunan ini sudah diperkirakan sebelumnya. Hal ini karena Indonesia menurunkan mayoritas pemain U-22 di turnamen ASEAN Cup 2024, sementara negara lain masih mengandalkan pemain-pemain senior.

“Kan memang sudah diprediksi ketika kita menurunkan tim muda di AFF pastikan sudah ada perhitungan kemarin lawan Myanmar kita ingin menang, (hasilnya) menang. Lawan Laos kita ingin menang, (hasilnya) seri,” jelas dia.

Ia menambahkan bahwa pertandingan terakhir melawan Filipina menjadi kesempatan timnas untuk meraih kemenangan. Erick menegaskan bahwa strategi menurunkan pemain muda memang sudah diperhitungkan sejak awal.

Baca Juga :  Heboh, Warga Temukan Mayat Pria Berhelm di Magelang

“Lawan Vietnam kita udah prediksi kalah kemarin. Nah yang terakhir ini lawan timnas untuk Filipina harus menang. Jadi kalau target penurunan ranking memang kita sudah prediksi karena tim kita kan mau lawan tim senior dari banyak negara,” tambah dia.

Sementara itu, posisi lima besar ranking FIFA dunia tetap diisi oleh Argentina, Prancis, Spanyol, Inggris, dan Brasil.

Di Asia, Jepang masih menjadi tim dengan peringkat tertinggi di posisi ke-15 dunia (1.652,79 poin). Dari Asia Tenggara, Thailand memimpin dengan peringkat 97 dunia (1.231,17 poin).

Dengan strategi pemain muda ini, Erick berharap tim Garuda dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat internasional ke depannya.

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
Performa Ole Romeny Bersama Fortuna Sittard Setelah Masa Skorsing Berakhir
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 11:04 WIB

Performa Ole Romeny Bersama Fortuna Sittard Setelah Masa Skorsing Berakhir

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru