10 Ribu Karyawan Sritex Siap Gelar Aksi Pekan Kedua Nanti

- Redaksi

Friday, 3 January 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) berencana menyuarakan aspirasi mereka dengan menggelar aksi ke Jakarta pada pekan kedua Januari 2025.

Diperkirakan, aksi ini akan melibatkan sekitar 10.000 buruh yang diberangkatkan menggunakan 200 bus.

Mereka akan melakukan demonstrasi di depan DPR RI serta mengunjungi empat kementerian dan Mahkamah Agung (MA).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum keberangkatan, pihak buruh berencana mengadakan audiensi dengan DPRD Sukoharjo untuk mendapatkan dukungan.

Namun, audiensi yang awalnya dijadwalkan berlangsung hari ini ditunda hingga 6 Januari mendatang.

Slamet, salah satu perwakilan buruh, menyampaikan harapan agar PT Sritex dapat mempertahankan kelangsungan usahanya.

“Kita rencana di minggu kedua bulan Januari dengan 10.000 buruh yang berangkat ke Jakarta. Minggu kedua itu sudah fix kami akan berangkat ke Jakarta,” kata Slamet saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (2/1/2025)

Baca Juga :  Sabet Gelar Putreri Indonesia 2025, Inilah Profil Frista Yufi Amarta Putri

Ia optimistis manajemen Sritex dapat memenangkan proses peninjauan kembali (PK) yang saat ini tengah berlangsung, sehingga perusahaan bisa terbebas dari status pailit.

“Harapan kita sebetulnya adalah keberlangsungan usaha atau going concern. Memang manajemen melakukan upaya hukum PK dan tentunya butuh waktu. Karena kepailitan ini berjalan juga, maka sebetulnya kami minta keputusan going concern yang dilakukan kurator atas persetujuan hakim pengawas pada PN Semarang itu,” ungkapnya.

“Secara jauh harapan nanti PK itu akan memenangkan apa yang diinginkan oleh perusahaan yaitu tetap melakukan usaha ini. Kemudian lepas dari kepailitan tetapi proses homologasi tetap berjalan, yaitu pembayaran piutang-piutang ke kreditur tetap dilakukan seperti yang sebelumnya,” sambung dia.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru