Gerhana Bulan Total Maret 2025: Jadwal, Lokasi, dan Fenomena Blood Moon

- Redaksi

Wednesday, 12 March 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana Bulan (Dok. Ist)

Gerhana Bulan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pada pertengahan Maret 2025, fenomena gerhana Bulan total akan terjadi dan membuat Bulan tampak berwarna merah selama beberapa saat.

Karena itu, fenomena ini sering disebut Blood Moon atau “Bulan darah.” Gerhana Bulan total ini menjadi yang pertama sejak November 2022, sebagaimana dikutip dari situs NASA.

Menurut Thomas Djamaluddin, peneliti utama bidang astronomi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), gerhana Bulan total akan terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerhana Bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Saat itu, Bulan memasuki bayangan inti Bumi (umbra), sehingga cahayanya tertutup sepenuhnya.

Baca Juga :  Prabowo Rayakan Ulang Tahun Dua Wali Kota dalam Gala Dinner Retret Kepala Daerah

Ketika puncak gerhana terjadi, Bulan akan tampak merah karena cahaya Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi. Namun, warna Bulan juga bisa terlihat kecoklatan jika ada partikel debu vulkanik di atmosfer yang menghamburkan cahaya.

Berdasarkan informasi dari Space, gerhana ini akan berlangsung selama enam jam, dengan fase totalnya bertahan 65 menit. Berikut urutan fasenya:

1. Gerhana penumbra: Bulan mulai masuk ke dalam bayangan samar Bumi dan terlihat sedikit redup.

2. Gerhana parsial: Bulan mulai masuk ke dalam bayangan inti Bumi (umbra), sehingga warnanya mulai berubah menjadi merah.

3. Gerhana total: Seluruh permukaan Bulan tertutup bayangan Bumi dan tampak merah. Fase ini terjadi selama sekitar 65 menit.

Baca Juga :  Hangatnya Diplomasi Budaya, Prabowo Nikmati Seni dan Kuliner Thailand

Menurut akun Instagram Planetarium Jakarta (@planetariumjkt), puncak gerhana akan terjadi pada pukul 13.54 WIB pada 14 Maret 2025.

Gerhana Bulan total Maret 2025 akan menjadi momen yang dinantikan oleh para pencinta astronomi. Namun, sayangnya, fenomena ini tidak bisa disaksikan dari Indonesia.

Berdasarkan keterangan Thomas Djamaluddin, gerhana ini hanya bisa dilihat di beberapa wilayah berikut:

Amerika Utara: Amerika Serikat, Alaska, Hawaii, Kanada, dan Meksiko

Amerika Selatan: Brasil, Argentina, Chile

Eropa: Spanyol, Prancis, Inggris

Afrika: Afrika Barat, Tanjung Verde, Maroko, Senegal

Oseania: Selandia Baru

Selain itu, gerhana sebagian juga bisa terlihat dari sebagian besar Asia, Australia, Afrika, seluruh Amerika Utara dan Selatan, serta beberapa wilayah di Samudra Pasifik, Atlantik, Arktik, dan Antartika.

Baca Juga :  Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa UNEJ Ditemukan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Lantai 8

Meskipun tidak bisa disaksikan langsung, gerhana Bulan total ini tetap dapat berdampak di Indonesia, antara lain:

Air laut pasang maksimum, yang berpotensi menyebabkan banjir rob di beberapa daerah pesisir.

Bagi yang ingin menyaksikan gerhana ini, bisa memanfaatkan siaran langsung dari berbagai lembaga astronomi internasional. Jadi, meskipun tidak bisa melihat langsung dari Indonesia, fenomena langit ini tetap menarik untuk diikuti!

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru