T18 Penyakit Apa? Mengenal Trisomi 18 dan Dampaknya

- Redaksi

Wednesday, 12 March 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

T18 Penyakit Apa?

T18 Penyakit Apa?

 

SwaraWarta.co.id – Ketika mendengar istilah T18 penyakit apa, banyak orang mungkin belum familiar. T18 atau Trisomi 18 adalah kelainan genetik langka yang disebabkan oleh kelebihan kromosom 18.

Kondisi ini dikenal juga sebagai Edwards Syndrome, diambil dari nama dokter yang pertama kali mendeskripsikannya, John Hilton Edwards.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang T18, gejala, penyebab, serta penanganannya.

Apa Itu Trisomi 18 (T18)?

Trisomi 18 terjadi ketika sel tubuh memiliki tiga salinan kromosom 18, bukan dua seperti normalnya. Kelebihan kromosom ini mengganggu perkembangan organ vital, seperti jantung, otak, dan ginjal. Sebagian besar kasus T18 menyebabkan keguguran, lahir mati, atau kematian dini pada bayi. Hanya sekitar 5-10% bayi yang bertahan hidup lebih dari satu tahun.

Baca Juga :  PAFI Bandung: Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat melalui Inovasi dan Edukasi

Gejala Trisomi 18

Bayi dengan T18 biasanya menunjukkan ciri fisik dan masalah kesehatan serius, seperti:

  • Berat badan lahir rendah
  • Kepala kecil (mikrosefali)
  • Bentuk wajah khas (rahang kecil, telinga rendah)
  • Cacat jantung bawaan
  • Kelainan tulang (tangan mengepal, kaki berbentuk seperti “rocker bottom”)
  • Gangguan pernapasan dan pencernaan

Gejala ini bervariasi, tergantung tingkat keparahan kelainan kromosom.

Penyebab Trisomi 18

T18 terjadi secara acak akibat kesalahan pembelahan sel selama pembentukan sel telur atau sperma. Faktor risiko utama adalah usia ibu di atas 35 tahun, meski tidak menutup kemungkinan terjadi pada ibu muda. Sekitar 95% kasus T18 bukanlah keturunan, tetapi trisomi penuh (kelebihan kromosom di semua sel).

Baca Juga :  Memahami Karakter Anak Introvert, Mendukung dan Membangun Potensi Mereka

Diagnosis T18

Penyakit ini dapat dideteksi sejak kehamilan melalui:

  1. USG: Memantau kelainan fisik janin.
  2. Tes NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing): Menganalisis DNA janin dalam darah ibu.
  3. Amniosentesis atau CVS: Mengambil sampel cairan ketuban atau plasenta untuk analisis kromosom.

Jika bayi lahir dengan gejala T18, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes genetik untuk memastikan diagnosis.

Penanganan dan Prognosis

Sayangnya, tidak ada obat untuk T18. Penanganan difokuskan pada perawatan suportif untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti:

  • Operasi jantung jika memungkinkan
  • Terapi oksigen untuk gangguan pernapasan
  • Pemberian nutrisi melalui selang
  • Fisioterapi untuk mengoptimalkan perkembangan motorik

Prognosis T18 umumnya buruk. Namun, beberapa kasus dengan mosaik trisomi (hanya sebagian sel yang kelebihan kromosom) memiliki harapan hidup lebih panjang.

Baca Juga :  PAFI Kota Probolinggo: Mewujudkan Kesehatan Masyarakat yang Lebih Baik

T18 penyakit apa? Trisomi 18 adalah kelainan genetik serius yang memengaruhi perkembangan bayi. Meski belum ada penyembuhan, deteksi dini dan perawatan intensif dapat membantu mengurangi penderitaan pasien. Bagi calon orang tua, konseling genetik dan pemeriksaan prenatal rutin sangat disarankan untuk meminimalkan risiko.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan kromosom atau berusia di atas 35 tahun, segera konsultasikan dengan dokter untuk rencana kehamilan yang sehat.

 

Berita Terkait

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?
Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!
Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya
Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui
5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya
Daftar Lengkap: Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Apa Saja?
Kenapa Habis Makan Ngantuk? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya
Cara Membersihkan Darah Kotor Penyebab Gatal yang Perlu Anda Pahami

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 12:15 WIB

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?

Wednesday, 28 January 2026 - 14:37 WIB

Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!

Tuesday, 27 January 2026 - 06:30 WIB

Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Sunday, 25 January 2026 - 13:47 WIB

Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui

Thursday, 22 January 2026 - 15:08 WIB

5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya

Berita Terbaru

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Pendidikan

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Monday, 2 Feb 2026 - 12:00 WIB

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Olahraga

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Monday, 2 Feb 2026 - 10:18 WIB