Tempe Buatan Lokal Mampu Menembus Pasar Internasional

- Redaksi

Wednesday, 11 October 2023 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempe Buatan Lokal Mampu Menembus Pasar Internasional. (Foto: Yoona.id)

SwaraWarta.co.id – Makanan yang terbuat dari bahan kedelai
ini, yang dikenal dengan sebutan tempe, ternyata masih memikat hati pasar internasional seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhir September, di Bogor, Jawa Barat, Reni Yanita,
sang Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) dari
Kemenperin, menyampaikan pesannya bahwa para pelaku industri menengah kecil
(IKM) perlu mengejar kesempurnaan dalam mengolah kedelai menjadi produk tempe.

Ini dikarenakan makanan berbahan dasar kedelai ini memiliki
tempat istimewa di hati semua lapisan masyarakat.

Direktorat Jenderal IKMA, Kementerian Perindustrian, telah
berhasil membimbing banyak pelaku IKM makanan, termasuk mereka yang bergerak di
bidang tempe, untuk menguasai pasar lokal dan bahkan menembus pasar
internasional.

Baca Juga :  Bikin Laporan Palsu, Kurir COD di Sukabumi Kena Getahnya

Menurut data BPS, rata-rata konsumsi tempe per orang per
tahun mencapai 7,3 kg pada tahun 2022. Sementara itu, konsumsi tahu per kapita
per tahun mencapai 7,7 kg.

Angka-angka ini menegaskan bahwa masyarakat memiliki
kecenderungan khusus dalam mengonsumsi tempe dan tahu.

Mungkin ini karena harga yang terjangkau dan kandungan
gizinya yang memberi manfaat bagi kesehatan.

Lebih dari 90 persen kedelai diolah menjadi produk tahu dan
tempe. Sisanya digunakan untuk menciptakan berbagai produk pangan seperti kecap
dan tauco.

Ini memberikan gambaran besar tentang nilai ekonomi yang
dihasilkan oleh para produsen tahu dan tempe.

Reni menjelaskan bahwa ini juga disebabkan oleh proses
pengolahan yang sederhana dan peralatan yang tidak rumit, sehingga tahu dan
tempe banyak diproduksi di seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa, terbanyak
di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, dengan mayoritas pelaku
usaha dalam skala kecil.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade Beri Beasiswa kepada Siswi Berprestasi dari Sumbar

Namun, Reni menekankan pentingnya peningkatan kualitas
produk tahu tempe yang dihasilkan, serta menjaga kebersihan dan higienitas
dalam proses produksi untuk memenuhi standar internasional dan diterima oleh
masyarakat dunia.

Meskipun begitu, ada tantangan dalam pengembangan industri
tahu dan tempe, termasuk fluktuasi bahan baku, tingkat adopsi teknologi yang
masih rendah dalam produksi, kurangnya standarisasi dan sistem keamanan pangan,
serta risiko pencemaran lingkungan dari limbah industri.

Namun, tahu tempe adalah bagian tak terpisahkan dari budaya
makan Indonesia, dan Kemenperin melalui Ditjen IKMA terus berupaya untuk
meningkatkan dan mendukung produksi tahu tempe yang lebih efisien dan lebih higienis.

Ini dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pelaku IKM tahu
tempe melalui upaya menjaga mutu, kebersihan dalam proses produksi,
diversifikasi produk, dan memperhatikan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Warga Bekasi Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau

Semua ini diungkapkan dalam peresmian Rumah Produksi Kedua
IKM Rumah Tempe Azaki pada 26 September 2023, yang dihadiri oleh Duta Besar
Amerika Serikat untuk Republik Indonesia, Sung Y Kim.

IKM Rumah Tempe Azaki, yang telah menerapkan standar
keamanan pangan seperti HACCP, SNI, BPOM, dan Halal, juga telah berhasil
mengekspor produknya ke negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan,
dan Amerika Serikat dengan volume ekspor tempe beku mencapai rata-rata 44 ton
per bulan pada tahun 2023.

Berita Terkait

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!
Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!
 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar
Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:42 WIB

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!

Sunday, 11 October 2026 - 10:33 WIB

Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!

Sunday, 11 October 2026 - 10:27 WIB

 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Berita Terbaru