Apriyani/Siti Fadia Tergabung di Grup Neraka Drawing Cabor Badminton Olimpiade Paris 2024

- Redaksi

Friday, 12 July 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Pada hari Jumat, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) secara resmi mengumumkan hasil undian grup untuk empat nomor yang akan dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024.

Pengumuman ini disampaikan melalui siaran langsung yang ditayangkan di akun media sosial resmi BWF.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Indonesia yang akan bertanding di nomor ganda campuran, Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari, masuk dalam Grup A.

Mereka akan bersaing dengan unggulan pertama dari China, Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong, pasangan Korea Selatan Kim Won Ho dan Jeong Na Eun, serta wakil tuan rumah, Thom Gicquel dan Delphine Delrue.

Beranjak ke sektor ganda putri, satu-satunya pasangan Indonesia, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, juga berada di Grup A.

Mereka akan menghadapi unggulan pertama dari China, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan. Selain itu, Grup A ini juga dihuni oleh pasangan Jepang, Mayu Matsumoto dan Wakana Nagahara, serta wakil Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Dukung Program Makan Bergizi Gratis dengan Fokus pada Higiene dan Sanitasi Pangan

Di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, yang merupakan unggulan ketujuh, masuk dalam Grup G.

Ia akan bertanding melawan tunggal putri Ukraina, Polina Buhrova, dan wakil Ceko, Tereza Svabikova. Sementara itu, pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie yang menjadi unggulan ketiga, masuk dalam Grup L.

Ia akan berhadapan dengan Lakshya Sen dari India, Kevin Cordon dari Guatemala, dan Julien Carraggi dari Belgia.

Selain itu, Anthony Sinisuka Ginting yang merupakan unggulan kesembilan, akan berlaga di Grup H bersama Toma Junior Popov dari Prancis dan Howard Shu dari Amerika Serikat.

Namun, pengundian grup untuk sektor ganda putra di Olimpiade Paris 2024 harus ditunda.

Hal ini dikarenakan adanya keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang mengabulkan permohonan tuan rumah Prancis untuk mengizinkan dua pasangan mereka berpartisipasi dalam nomor tersebut.

Baca Juga :  5 Wisata di Ubud Bali yang Memiliki Daya Tarik Kuat

CAS merekomendasikan agar pasangan Ronan Labar dan Lucas Corvee diberikan pengecualian sehingga bisa ikut serta di Olimpiade Paris 2024.

Keputusan ini membuat sektor ganda putra akan diikuti oleh 17 pasangan, dengan Prancis juga diwakili oleh Christo Popov dan Toma Junior Popov, meskipun mereka berada di luar peringkat 30 besar.

Di sektor ganda putra, Indonesia akan diwakili oleh satu pasangan yaitu Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto. Pasangan ini diharapkan bisa memberikan penampilan terbaik mereka di Olimpiade Paris 2024.

Kompetisi ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para atlet bulu tangkis Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di kancah internasional.

Keikutsertaan para atlet bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka sendiri, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang mendukung dan mendoakan kesuksesan mereka.

Baca Juga :  Alwi Farhan Tampil Cemerlang di Piala Sudirman 2025, Tantangan Makin Berat ke Depan

Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, para atlet diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik mereka dan membawa pulang medali untuk Indonesia.

Undian grup yang telah diumumkan oleh BWF ini memberikan gambaran mengenai lawan-lawan yang akan dihadapi oleh para atlet bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat, semangat juang dan tekad yang kuat diharapkan dapat membantu para atlet meraih hasil yang maksimal.

Olimpiade Paris 2024 akan menjadi ajang yang penuh dengan persaingan ketat, namun dengan persiapan yang baik dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia, para atlet bulu tangkis Indonesia diharapkan dapat meraih kesuksesan dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.***

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Vietnam Cetak Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Lolos ke Piala Dunia U-17
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Welber Jardim Comeback ke Timnas Indonesia U-19: Siap Bawa Garuda Muda Pertahankan Gelar Piala AFF 2026
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Thursday, 14 May 2026 - 11:17 WIB

Vietnam Cetak Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Lolos ke Piala Dunia U-17

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Berita Terbaru