7 Fakta Mengejutkan Pasca Banjir Denpasar Hari ke-4: TNI AL Turun ke Sungai, Bantu Evakuasi dan Ringankan Beban Warga

- Redaksi

Sunday, 14 September 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang yang melanda Denpasar dan sekitarnya empat hari lalu telah meninggalkan dampak yang signifikan. Sungai Tukad Badung meluap, meninggalkan lumpur, sampah, dan korban yang masih belum ditemukan. Kondisi wilayah yang terdampak masih jauh dari pulih.

Di tengah kepanikan dan kesulitan yang dihadapi warga, TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengambil peran penting sebagai garda terdepan dalam upaya pemulihan. Mereka langsung terjun ke lapangan memberikan bantuan kemanusiaan. Keterlibatan TNI AL ini patut diapresiasi sebagai bentuk nyata pengabdian mereka untuk rakyat.

Tujuh Fakta Penting Aksi Nyata TNI AL di Denpasar

Berdasarkan keterangan Dispenal per 13 September 2025, terdapat tujuh fakta penting yang menggambarkan peran aktif TNI AL dalam membantu warga Denpasar pasca banjir bandang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari Keempat, TNI AL Tetap Aktif di Lapangan

Pada hari keempat pasca banjir, personel TNI AL dari Lanal Denpasar tetap aktif membantu warga terdampak. Mereka tidak hanya memberikan bantuan tetapi juga secara langsung bekerja membersihkan area yang terdampak. Wilayah yang menjadi fokus pembersihan meliputi Pasar Badung, Padang Sambian, dan Pemogan.

Baca Juga :  Update Berita Tabrakan Kereta Api Cicalengka: Dua Korban Luka Masih Dirawat

Fokus Pembersihan Lumpur dan Sampah

Salah satu tantangan terbesar pasca banjir adalah lumpur tebal dan sampah yang berserakan di mana-mana. Personel TNI AL secara intensif membersihkan lokasi-lokasi vital untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. Upaya ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan mengembalikan kondisi lingkungan yang lebih sehat.

Pencarian Korban Hilang di Sungai Tukad Badung

Selain fokus pada pembersihan, Tim SAR Lanal Denpasar juga melakukan penyisiran intensif di Sungai Tukad Badung, khususnya di sekitar Taman Pancing. Perahu karet dan alat selam ringan digunakan untuk memperluas area pencarian korban yang masih hilang. Upaya ini menunjukkan komitmen TNI AL untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Baca Juga :  Terciduk Satpol PP, Pengemis di Bondowoso Akui Bisa Umrah dari Uang Mengemis

Komitmen Kemanusiaan Atas Perintah KASAL

Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL). TNI AL berkomitmen untuk tetap siaga hingga kondisi dinyatakan aman dan seluruh wilayah pulih.

Apresiasi Warga Terhadap Bantuan TNI AL

Masyarakat Denpasar yang mendapat bantuan dari TNI AL menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran TNI AL tidak hanya meringankan beban fisik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru di tengah masa sulit.

Kolaborasi Antar Instansi untuk Percepatan Pemulihan

Lanal Denpasar bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, dan aparat daerah setempat. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan. Kerja sama antar instansi menunjukkan sinergi yang kuat dalam menghadapi bencana.

Baca Juga :  DPR Apresiasi Polda Riau, Desak Polri Tindak Tegas Mafia Jual Beli Hutan Lindung

TNI AL: Siaga Bencana di Darat dan Laut

Aksi nyata TNI AL di Denpasar membuktikan komitmen mereka untuk selalu siaga dalam menghadapi bencana, baik di laut maupun di darat. Penekanan KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali tentang kesiapsiagaan bencana terwujud dalam tindakan nyata di lapangan.

Banjir di Denpasar menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Kehadiran TNI AL, dengan aksi nyata dan kolaborasi yang baik, memberikan harapan bagi warga Denpasar untuk pulih lebih cepat. Mereka membuktikan bahwa TNI AL bukan hanya penjaga laut, tetapi juga penjaga harapan rakyat.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru