Puncak Arus Balik Nataru 2023 diprediksi Berakhir pada 1-2 Januari

- Redaksi

Tuesday, 26 December 2023 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi arus balik libur Tahun Baru (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memprediksi bahwa puncak arus balik libur natal dan tahun baru (Nataru) akan terjadi pada tanggal 1-2 Januari 2024. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi juga menyebut bahwa puncak arus mudik sudah terlewati pada tanggal 23-24 Desember 2023.

“Berkaitan dengan puncak mudik besar kemungkinan terjadi setelah dan sebelum tahun baru. Kalau sebelum tahun baru tidak banyak, karena banyak yang sudah mudik. Tapi di tanggal 1-2 [Januari 2024] terjadi puncak,” kata Budi di Kantor Kemenhub, Senin (25/12).

Mengantisipasi prediksi tersebut, Budi memastikan bahwa Kementerian Perhubungan dan instansi terkait akan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mengatasi lonjakan arus balik.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Rengel Tuban, Sekolah dan Rumah Warga Terendam Lumpur

Mulai dari transportasi umum hingga upaya di lapangan seperti contraflow apabila terjadi kemacetan.

“Oleh karenanya di semua sektor yakni udara, laut, darat dan kereta api konsentrasi pada titik itu, bagaimana penjualan dilakukan lebih awal supaya yang akan balik dilayani relatif lebih baik,” kata dia.

Budi juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker selama berada di transportasi umum seperti pesawat dan kereta api. 

Menurutnya, upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19) sangat penting untuk dilakukan.

Namun, Budi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada aturan resmi dari Kementerian Kesehatan terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 saat menggunakan transportasi umum.

Baca Juga :  143 Juta Warga Aktif di Medsos, Gubernur Khofifah Ingatkan Bijak Bermedia dan Waspadai Hoaks!

“Kita mengimbau mereka cuci tangan, jaga jarak, dan pakai masker di pesawat maupun kereta,” ujar Budi.

“Tentang Covid-19, saya pikir secara formal, sekali lagi teman-teman Kemenkes belum memberi satu keharusan kita melakukan protokol apa,” ujar Budi.

Berita Terkait

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah
Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!
Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan
Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya
Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!
Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 10:35 WIB

Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah

Monday, 18 May 2026 - 10:29 WIB

Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Sunday, 17 May 2026 - 12:40 WIB

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Saturday, 16 May 2026 - 12:11 WIB

Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya

Berita Terbaru