Menjelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat

- Redaksi

Friday, 8 December 2023 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akhir Pekan, Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS-SwaraWarta.co.id (Sumber: Kompas.com)

SwaraWarta.co.id – Menjelang akhir pekan, nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat cenderung menguat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan hari sebelumnya, nilai tukar rupiah pada Jumat menyentuh posisi di Rp. 15.508 per Dolar AS.

Sementara di hari sebelumnya, di pasar spot, nilai tukar rupiah melemah 0,14% menjadi Rp 15.515 per dolar AS pada Kamis (7/12).

Jisdor Bank Indonesia mencatat penurunan 0,20%, menutup di Rp 15.536 dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 15.504.

Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, menyebut ketakutan investor sebagai pemicu pelemahan rupiah.

Data perdagangan China pada November 2023 menunjukkan penurunan tak terduga dalam impor, sementara ekspornya mengalami kenaikan, yang sebagian besar disebabkan oleh dampak low-base effect dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Cara Komplain Keluhan BRI Ceria dengan Mudah dan Cepat

Analisis Mata Uang Lukman Leong meramalkan bahwa pergerakan rupiah pada Jumat (8/12) akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal dan internal.

Konsolidasi dolar AS diharapkan menjelang rilis data tenaga kerja AS yang penting, yaitu non-farm payrolls (NFP).

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Jumat (8/12) akan stabil dengan kecenderungan melemah terbatas, berada di kisaran Rp 15.450-Rp 15.550 per dolar AS.

Sementara itu, Josua memprediksi bahwa rupiah memiliki potensi untuk bergerak dalam kisaran Rp 15.420-Rp 15.580 per dolar AS.

Pada akhir pekan ini, Jumat (8/12/2023), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat mencapai Rp15.508. Secara bersamaan, dolar AS juga terpantau mengalami penguatan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Bakal Kirim Perwakilan untuk Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Data Bloomberg pukul 09.02 mencatat bahwa rupiah membuka melemah 7 poin atau 0,05%, mencapai Rp15.508 per dolar AS. Indeks dolar AS juga menunjukkan penguatan sebesar 0,03%, mencapai posisi 103,57.

Mata uang lain di kawasan Asia, seperti Won Korea, mengalami penurunan sebesar 1,29%, sementara dolar Taiwan melemah 0,38%. Baht Thailand menguat 0,14%, dan yen China juga mengalami penguatan sebesar 0,08%.

Di dalam negeri, pasar terus memonitor proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 yang mencapai 4,8%.

Angka proyeksi tersebut di bawah target pemerintah sebesar 5,2%. Ibrahim mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi 4,8% bukanlah hal yang negatif.

Hal ini disebabkan oleh prediksi pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 2,8% pada tahun 2024.

Baca Juga :  Daftar Gaji PNM Mekar dan Jabatannya

Menurut Ibrahim, pertumbuhan ekonomi 4,8% menandakan bahwa perekonomian tidak akan mengalami resesi, meskipun tidak tumbuh dengan percepatan.

Target pertumbuhan ekonomi 5,2% untuk tahun 2024 masih bisa tercapai, namun pemerintah perlu bekerja keras untuk mendukungnya.****

Berita Terkait

Apakah Boleh Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Simak Penjelasannya!
Berapa Gaji Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Lengkapnya
Hari Raya Idul Adha 2026 Berapa Hijriah? Berikut ini Jawabannya!
Cara Mengecek Nilai TKA 2026: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua
Kenapa BCA Gangguan Hari Ini? Ini Penyebab, Solusi, dan Update Terbaru 25 Mei 2026
Armocargo: Solusi Import China dan Jasa Import China yang Praktis untuk Bisnis Modern
6 Cara Melaporkan Bansos yang Tidak Tepat Sasaran dengan Mudah
Gaji Nunggak atau Kena PHK Sepihak? Ini Cara Melaporkan Perusahaan ke Disnaker yang Benar

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 09:23 WIB

Apakah Boleh Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Simak Penjelasannya!

Tuesday, 26 May 2026 - 10:37 WIB

Hari Raya Idul Adha 2026 Berapa Hijriah? Berikut ini Jawabannya!

Tuesday, 26 May 2026 - 07:41 WIB

Cara Mengecek Nilai TKA 2026: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua

Monday, 25 May 2026 - 15:25 WIB

Kenapa BCA Gangguan Hari Ini? Ini Penyebab, Solusi, dan Update Terbaru 25 Mei 2026

Monday, 25 May 2026 - 11:22 WIB

Armocargo: Solusi Import China dan Jasa Import China yang Praktis untuk Bisnis Modern

Berita Terbaru