Angin Puting Beliung Rusak Atap Warga di Basel

- Redaksi

Tuesday, 14 May 2024 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Atap rumah warga yang rusak
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
Angin puting beliung melanda 12 rumah di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Kepulauan Bangka Belitung. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi pada petang Sabtu, 12 Mei, di Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas, Basel. 

“Benar, ada bencana angin puting beliung di Desa Nyelanding. Total 12 rumah (KK) dengan jumlah jiwa yang terdampak 36 jiwa. Rata-rata rusak ringan,” ungkap Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa, dilansir dari detikSumbagsel, Senin (13/5/2024).

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Bagi Korban Terdampak Puting Beliung Rancaekek

Saat itu, wilayah tersebut diguyur hujan deras. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Nisya Ahmad Resmi Gantikan Thoriqoh yang Mundur dari Anggota DPR, Ada Apa Sebenarnya?

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tapi sebagian material bangunan (atap rumah) jatuh atau ambruk (kamar, dapur dan ruang tamu),” jelasnya.

Rumah-rumah yang terdampak berada di RT 03 dan 06 Desa Nyelanding yang dimiliki oleh Alek, Hamit, Hadandi, Yil, Asen, Kusnadi, Sandi, dan Roy. Selain itu, rumah milik Andi Coy, Ibik Len, dan Tam juga turut terkena dampak.

Baca Juga:

BMKG Sebut Bencana Puting Beliung di Rancaekek Mirip Tornado

Meski atap rumah yang ambruk menimbulkan kerusakan, warga yang terdampak tidak ingin mengungsi. 

Mereka memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing dan menutupi sementara atap dengan terpal.

 Masyarakat setempat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di musim pancaroba.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru