Harga Beras Terus Naik, Plt Mentan Berikan Solusi

- Redaksi

Wednesday, 11 October 2023 - 05:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi padi yang mendekati masa panen (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Seperti yang diketahui bersama, harga beras akhir-akhir ini terus melambung tinggi. Bahkan banyak pedagang dan penjual yang mengeluhkan kondisi ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendengar hal ini, Plt. Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo Adi meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyuplai beras ke berbagai penggiling padi di Indonesia.

Upaya ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menstabilkan harga beras di tingkat konsumen. Mengingat banyak konsumen yang mengeluhkan kenaikan harga beras.

“Nanti temen-temen penggiling padi kita drop beras Bulog untuk dijual komersil,” ungkap Arief dalam keterangannya yang dikutip pada hari Rabu, (11/10).

Baca Juga :  Anak 10 Tahun di Ponorogo Menunggu Jasad Ibunya Selama 3 Hari, Sempat Minta Bantuan Kepada Gurunya

Jadi misalnya penggiling padi tidak punya gabah kering panen ya suruh beli saja nanti kita cari beras komersil untuk stabilisasi, dan ini juga supaya mempercepat distribusi,” ungkapnya.

Menurut Arief, stok beras komersil yang berada di gudang sebaiknya langsung diberikan kepada market dan pasar-pasar besar.

Jadi Pak Presiden sampaikan sebaiknya stoknya itu tidak di gudang Bulog tapi dilepas ke market secepatnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan bahwa proses penyaluran beras komersil di pasar besar harus terus dilakukan. Tujuannya agar harga gabah petani dengan harga di tingkat konsumen dapat seimbang.

Selain itu, Arief juga mengaku bahwa akan ada tambahan importasi dan produksi dalam negeri.

Baca Juga :  Doa atau Niat Puasa Sunnah Hari Senin dan Kamis

“Yang pasti akan ada tambahan importasi dan produksi dalam negeri. Nanti kita lihat sama-sama karena baru sampai November,” imbuhnya.

Arief juga mengungkapkan bahwa persediaan beras sampai akhir tahun cukup aman. Bahkan saat ini, harga beras pasar Cipinang sudah mengalami penurunan.

Meskipun demikian, Arief mengungkapkan bahwa pemerintah akan mempersiapkan musim tanam 1 sebagai persiapan kebutuhan beras di bulan berikutnya.

“Untuk penurunan harga beras cipinang sudah digelontor mungkin saat ini sekitar 7.000 ton angkanya sudah turun 1.000 rupiah tetapi kita harus fokus pada persiapan produksi musim tanam 1 di bulan November dan Desember,” jelasnya.

Harga beras yang terus melambung tinggi, tentu dikeluhkan oleh banyak masyarakat. Terlebih banyak daerah yang kesulitan untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Terdapat 3 Elemen Dasar Untuk Memahami Faktor Pendorong Keputusan Untuk Melakukan Investasi, Jelaskan Faktor-Faktor Pendorong Investasi Tersebut

Selain itu, banyak penjual yang mengoplos beras premium dengan beras biasa dan menjualnya dengan harga mahal. Sehingga hal ini tentu merugikan banyak orang terutama masyarakat.

Sebelumnya juga sempat beredar kabar, bahwa pembelian beras akan dibatasi setiap harinya. Aturan ini bertujuan agar penjual tidak mengoplos beras premium dengan beras biasa.

Berita Terkait

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru