Dua Hari Jelang Debat, Prabowo Subianto Mengaku Waswas

- Redaksi

Friday, 2 February 2024 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Dok. Istimewa)

 SwaraWarta.co.id – Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, mengungkapkan kecemasannya di hadapan debat capres terakhir pada Minggu 4 Februari 2024. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan Prabowo saat kampanye akbar Partai Demokrat di GOR Gayajana, Malang, pada Kamis 1 Februari 2024.

“Sebentar lagi tanggal 4, saya mau debat lagi nih. Aku mau debat lagi. Tapi aku, aku agak waswas,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin

Prabowo mengenang momen buruknya pada debat ketiga dimana ia hanya mendapatkan nilai 11 dari 100 dari capres nomor urut 1, Anies Baswedan. 

“Debat terakhir aku dikasih nilai 11 dari 100. Aku enggak tahu nilai berapa kali ini. Emang gua pikirin?” kata dia

Baca Juga :  Skill Problem Solving: Kunci Sukses dalam Karier dan Kehidupan

Pada debat sebelumnya, Anies memberikan nilai yang rendah untuk kinerja Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo.

“Karena itu, menurut saya, skornya justru di bawah 5, Mas Ganjar, kalau 5 itu ketinggian,” ucap Anies dalam debat capres kedua di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).

Anies menyampaikan kalau kinerja Kemenhan tidak optimal karena banyak kebijakan yang tidak memihak pada prajurit TNI seperti pemberian tunjangan dan pembelian alutsista bekas.

Ganjar memberikan angka 5 untuk kinerja Kemenhan yang dipimpin Prabowo. Lalu Ganjar meminta Anies untuk memberikan penilaian yang jelas untuk kinerja Kemenhan.

“(Skor Kemenhan) 11 Mas, dari 100,” jawab Anies.

Anies kemudian memberikan klarifikasi bahwa kesejahteraan prajurit TNI lebih baik di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibandingkan Presiden Joko Widodo. Karena ada sembilan kali kenaikan gaji prajurit TNI.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan
Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya
Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!
Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 12:40 WIB

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Saturday, 16 May 2026 - 12:11 WIB

Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya

Saturday, 16 May 2026 - 11:43 WIB

Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Berita Terbaru