Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Apa Itu Tunagrahita?

 

Apa Itu Tunagrahita
Penjelasan tentang apa Itu Tunagrahita


SwaraWarta.co.idApa itu tunagrahita? Tunagrahita, atau yang lebih dikenal dengan istilah disabilitas intelektual, merupakan kondisi yang ditandai dengan keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan adaptif seseorang.

Fungsi intelektual mencakup kemampuan berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan bernalar. Sementara itu, kemampuan adaptif merujuk pada keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti komunikasi, interaksi sosial, dan perawatan diri.

Bukan Hanya Soal Kecerdasan

Penting untuk dipahami bahwa tunagrahita bukanlah sekadar masalah tingkat kecerdasan. Individu dengan tunagrahita memiliki variasi kemampuan dan kebutuhan yang beragam.

Ada yang mengalami keterbatasan ringan, sementara yang lain mungkin memerlukan dukungan lebih intensif dalam menjalani kehidupan.

Baca juga: Mengenal Penyakit Hemoroid : Jenis dan Pemicunya

Penyebab Tunagrahita

Penyebab tunagrahita dapat bervariasi, mulai dari faktor genetik, masalah selama kehamilan atau persalinan, hingga kondisi medis tertentu.

Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Faktor genetik: Kelainan kromosom seperti sindrom Down dapat menyebabkan tunagrahita.
  • Infeksi selama kehamilan: Infeksi seperti rubella atau toksoplasmosis pada ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan otak janin.
  • Masalah saat persalinan: Kekurangan oksigen atau cedera saat persalinan dapat menyebabkan kerusakan otak.
  • Kondisi medis: Penyakit seperti meningitis atau ensefalitis dapat merusak otak dan menyebabkan tunagrahita.

Dukungan dan Pemberdayaan

Individu dengan tunagrahita memiliki hak yang sama untuk hidup bermakna dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat.

Dukungan yang tepat dapat membantu mereka mengembangkan potensi diri dan mencapai kemandirian. Beberapa bentuk dukungan yang dapat diberikan antara lain:

  • Pendidikan khusus: Program pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan akademik, sosial, dan vokasional.
  • Terapi: Terapi wicara, terapi okupasi, dan terapi perilaku dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, motorik, dan adaptif.
  • Lingkungan inklusif: Lingkungan yang inklusif dan mendukung dapat membantu individu dengan tunagrahita merasa diterima dan dihargai.
  • Advokasi: Advokasi dapat membantu memastikan bahwa hak-hak individu dengan tunagrahita terpenuhi dan mereka mendapatkan akses yang setara terhadap layanan dan kesempatan.

Tunagrahita adalah kondisi yang kompleks dan beragam. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita dapat menghilangkan stigma dan diskriminasi yang sering dihadapi oleh individu dengan tunagrahita.

Dukungan yang tepat dapat memberdayakan mereka untuk menjalani kehidupan yang mandiri dan bermakna.

 

Advertisement
Advertisement


Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.