Korban Meninggal Jamaah Haji Asal Cianjur Bertambah Lagi

- Redaksi

Saturday, 22 June 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Haji Indonesia – SwaraWarta.co.id (BBC)

SwaraWarta.co.id – Dari pelaksanaan ibadah haji 2024, Kementerian Agama Cianjur, Jawa Barat, melaporkan bahwa terjadi penambahan jumlah jamaah haji asal Cianjur yang meninggal dunia di Tanah Suci menjadi dua orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah Neneh binti Iking, seorang jamaah berusia 87 tahun dari Kecamatan Pacet, Wafat pada hari Jumat tanggal 21Juni kemarin akibat sakit.

Rian Fauzi, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Cianjur, di Cianjur pada hari Sabtu, menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan informasi mengenai meninggalnya Neneh kepada keluarganya yang berada di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang.

Neneh diketahui wafat di kamar hotel di Makkah, diduga karena sakit, meskipun penyebab pasti penyakitnya belum diketahui.

Baca Juga :  Suasana Pagi di Magelang: Sri Mulyani dan Kabinet Prabowo Ikuti Retreat di Akmil

Berdasarkan informasi dari petugas haji, kondisi kesehatan Neneh yang lanjut usia mengalami penurunan sehingga segera mendapat perawatan dokter.

Saat hendak dipindahkan ke rumah sakit, Neneh sudah mengembuskan napas terakhirnya.

BACA JUGA: Seorang Pengendara Motor Terjebak dan Hilang Saat Jalan Amblas di Bone, Gorontalo

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, Neneh dimakamkan di Pemakaman Soraya, Makkah, dengan persetujuan dari pihak keluarga.

Dengan wafatnya Neneh, jumlah jamaah haji asal Cianjur yang meninggal dunia di Tanah Suci menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang peserta haji dari Kecamatan Kadupandak meninggal dunia karena sakit.

Pada hari Rabu (19/6), Hobsiah binti Oim Okin, seorang jamaah berusia 72 tahun dari Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RS Mecca Medical Center.

Baca Juga :  Seorang Wanita ditemukan Tewas dengan Telanjang di Pabrik Bata

Kondisi Hobsiah terus menurun setelah beberapa jam dirawat di rumah sakit.

Hobsiah dinyatakan meninggal dunia karena sakit, meskipun penyakit pastinya belum dapat dipastikan karena masih menunggu informasi dari tim medis pendamping haji.

Hobsiah berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya dalam Kloter 22 dan rencananya akan pulang pada tanggal 2 Juli. Jenazah Hobsiah juga dimakamkan di Pemakaman Soraya, Makkah.

Rian Fauzi berharap tidak ada lagi jamaah haji asal Cianjur yang sakit atau meninggal dunia di Tanah Suci.

BACA JUGA: Tiga Orang Pemancing di Sumbawa Terseret Arus Ombak Besar, Satu Orang Meninggal

Dua hari ke depan, kloter pertama jamaah haji asal Cianjur dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air.

Baca Juga :  WA Akan Rilis Fitur Penerjemah untuk Percakapan Beda Bahasa

Dengan penambahan ini, Kemenag Cianjur mencatat dua orang jamaah haji asal daerah tersebut meninggal dunia di Tanah Suci.

Pertama adalah Hobsiah binti Oim Okin, yang wafat setelah mendapat penanganan medis di RS Mecca Medical Center, dan yang kedua adalah Neneh binti Iking, yang meninggal dunia di kamar hotel di Makkah.

Keduanya dimakamkan di Pemakaman Soraya, Makkah, dengan persetujuan dari pihak keluarga masing-masing.

Kemenag Cianjur telah menyampaikan informasi ini kepada keluarga dari kedua almarhumah dan berharap agar tidak ada lagi jamaah haji asal Cianjur yang mengalami kondisi serupa.

Menurut rencana, kloter pertama jamaah haji asal Cianjur akan segera kembali ke Indonesia dalam waktu dua hari mendatang.***

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Berita Terbaru