Tolak Open BO, ABG di Demak Tewas Dibunuh Temannya

- Redaksi

Saturday, 20 July 2024 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian saat menjelaskan kronologi pembunuhan ABG di Demak (Dok. Ist)

Pihak kepolisian saat menjelaskan kronologi pembunuhan ABG di Demak (Dok. Ist)

 

SwaraWarta.co.id Polisi telah menangkap seorang pria bernama Agus (20) yang diduga melakukan pembunuhan terhadap seorang remaja wanita bertato kupu-kupu di Dukuh Sindon, Desa Trimulyo, Guntur, Demak.

Sebelum dibunuh, korban dipaksa untuk bekerja sebagai pelayan jasa seksual (open BO).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Baby Zara, Korban Pelecehan dan Pembunuhan Oleh Suami Pengasuhnya.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi, menjelaskan bahwa Agus awalnya menawarkan pekerjaan open BO kepada korban.

Setelah korban melayani seorang pelanggan, Agus merasa marah karena korban menolak untuk melayani pelanggan berikutnya. Penolakan ini yang memicu Agus melakukan penganiayaan.

“Kronologi pada Selasa (17/7) sekitar jam 14.00 WIB pelaku bersama korban, dan temen korban, diajak ke Demak untuk diberikan atau dicarikan kerja. Yang mana saat itu akan datang sebagai Open BO,” kata Winardi saat rilis kasus, Jumat (19/7).

Baca Juga :  143 Atlet Siap Harumkan Nama Ponorogo di Porprov Jatim 2025, Bonus Medali Emas Capai Rp 45 Juta

Winardi menjelaskan, pada Selasa (17/7) sekitar pukul 14.00 WIB, Agus, korban, dan teman korban diajak ke Demak untuk mencari pekerjaan. Korban kemudian melayani di sebuah hotel di Kabupaten Demak.

“Setelah itu korban melayani di hotel salah satu di Kabupaten Demak. Setelah selesai, korban diminta untuk melayani kembali dan menolak ajakan sehingga tersangka ini sakit hati. Sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban,” sambungnya

Setelah itu, ketika diminta untuk melayani kembali dan menolak, Agus merasa sakit hati dan melakukan penganiayaan.

“Pada saat di TKP mencari lengahnya si korban karena sakit hati, sudah dicarikan pelanggan tetapi tidak mau melayani sehingga dilakukan penganiayaan terhadap korban,” ujarnya

Baca Juga :  Nat Philips Kembali ke Liverpool Setelah Dipinjamkan ke Celtic

Agus dan korban berboncengan ke lokasi kejadian dengan alasan menemui teman Agus. Namun, setibanya di sana sekitar pukul 15.00 WIB, Agus langsung menyerang korban.

Agus melakukan penganiayaan dengan menggunakan kayu dan bambu yang ada di lokasi. Selain itu, ia juga menusukkan gunting ke tubuh korban sebanyak dua kali.

“Jadi dengan potongan kayu jati yang ada di lokasi dan bambu. Dipukul bagian kepala, wajah, maupun di rahang. Korban pada saat itu juga dilakukan penusukan dengan menggunakan gunting sebanyak dua kali,” imbuhnya

Warga setempat sempat terkejut dengan penemuan mayat seorang wanita bertato kupu-kupu di sebuah kebun.

Setelah diselidiki, diketahui bahwa korban adalah seorang remaja dari Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang meninggal dengan sejumlah luka.

Baca Juga :  Tok! NasDem Resmi Tak jadi Usung Anies Baswedan

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Kopi Sianida di Pacitan divonis Hukuman Mati

Polisi terus mendalami kasus ini dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Berita Terkait

Apakah GoPay Sedang Gangguan Hari Ini? Ini Cara Cek dan Mengatasinya!
Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok ke 51 Persen
Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?
Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!
Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!
3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 13:45 WIB

Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok ke 51 Persen

Monday, 27 July 2026 - 15:53 WIB

Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026

Sunday, 26 July 2026 - 14:22 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?

Saturday, 25 July 2026 - 10:55 WIB

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Saturday, 25 July 2026 - 10:44 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Berita Terbaru

Tarif PPh 23 Berapa Persen

Pendidikan

Tarif PPh 23 Berapa Persen? Yuk, Pahami Cara Hitung dan Aturannya!

Wednesday, 29 Jul 2026 - 12:04 WIB

Berapa Harga Honda CB500X Bekas?

Otomotif

Berapa Harga Honda CB500X Bekas? Bagaimana Tips Memilihnya!

Wednesday, 29 Jul 2026 - 11:13 WIB