Leo/Bagas Fokus Tatap Turnamen Berikutnya Setelah Juara Korea Open 2024

- Redaksi

Sunday, 1 September 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari badminton, ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, baru saja meraih gelar juara di turnamen BWF Super 500 Korea Open 2024.

Namun, keduanya menegaskan bahwa mereka tidak ingin berpuas diri terlalu cepat setelah kemenangan ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan berikutnya di turnamen BWF Super 500 Hong Kong Open dan BWF Super 1000 China Open yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Leo Rolly Carnando menyatakan bahwa setelah kemenangan di Korea, fokus mereka kini adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya di Hong Kong dan China.

Menurut Leo, meskipun mereka baru saja meraih podium juara, mereka tidak boleh lengah dan harus tetap waspada serta siap menghadapi turnamen berikutnya.

Hal ini disampaikan oleh Leo dalam sebuah keterangan resmi dari PP PBSI, di mana dia menekankan pentingnya menjaga semangat dan tidak mudah merasa puas.

Baca Juga :  Terdampak Longsor, Akses Alternatif Garut-Tasikmalaya Lumpuh Total

Gelar di Korea Open 2024 ini merupakan gelar pertama bagi Leo/Bagas sebagai pasangan baru, setelah hanya dua kali tampil di lapangan.

Sebelumnya, pada Japan Open 2024 yang merupakan turnamen BWF Super 750, mereka berhasil mencapai babak semifinal.

Di turnamen tersebut, mereka juga bersaing bersama pasangan baru lainnya, yaitu Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, yang juga mencapai semifinal.

Leo merasa sangat bersyukur karena akhirnya mereka berhasil meraih kemenangan di Korea setelah hanya bisa mencapai semifinal di Jepang.

Bagas Maulana juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini.

Menurutnya, gelar ini sangat spesial karena akhirnya mereka berhasil “memecahkan telur” setelah selama ini sering disebut “manusia silver.”

Baca Juga :  Pemilik Warung di Lamongan Jadi Korban Gendam, Perhiasan Senilai Rp 20 Juta Amblas

Dengan gelar juara di Korea Open ini, mereka akhirnya bisa membuktikan bahwa mereka layak disebut “manusia emas.”

Bagas juga menekankan pentingnya rasa syukur atas kemenangan ini, yang diraih dengan kerja keras dan persiapan yang matang.

Dalam final Korea Open 2024, Leo/Bagas berhasil mengalahkan pasangan unggulan pertama dan tuan rumah, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae, dengan skor 18-21, 21-9, 21-8. Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.

Setelah kalah di gim pertama, Leo/Bagas langsung melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan mereka, yang menjadi kunci kemenangan di gim kedua dan ketiga.

Leo menjelaskan bahwa setelah berhasil merebut kemenangan di gim kedua, rasa percaya diri mereka semakin meningkat di gim ketiga.

Selain itu, Bagas yang memiliki smash kuat mampu menguasai sektor belakang lapangan, sementara Leo fokus menjaga area kotak depan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Wilayah Maluku Tenggara

Menurut Leo, tampil di final bukan hanya soal teknik, tapi juga tentang keberanian dan kekuatan mental untuk bermain maksimal.

Bagas pun memuji performa Leo yang sangat baik dalam menjaga permainan di area depan dan melakukan servis yang tepat, sehingga mempermudah mereka untuk melancarkan serangan.

Bagas menambahkan bahwa keunggulan di permainan depan membuat mereka lebih percaya diri untuk menyerang dan akhirnya menguasai gim kedua dan ketiga.

Dengan semangat yang baru dan fokus yang terjaga, Leo/Bagas kini menatap turnamen selanjutnya dengan penuh keyakinan.

Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan performa dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan.

Kemenangan di Korea Open ini menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus berlatih keras dan mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi menghadapi setiap tantangan di turnamen-turnamen mendatang.***

Berita Terkait

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Welber Jardim Comeback ke Timnas Indonesia U-19: Siap Bawa Garuda Muda Pertahankan Gelar Piala AFF 2026
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lemah, setelah Tanpa Pemain Eropa Jelang Piala AFF 2026
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Sunday, 10 May 2026 - 14:52 WIB

Welber Jardim Comeback ke Timnas Indonesia U-19: Siap Bawa Garuda Muda Pertahankan Gelar Piala AFF 2026

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru