Petugas TNGM Amankan 20 Pendaki Ilegal di Gunung Merapi

- Redaksi

Monday, 14 April 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Sebanyak 20 pendaki ilegal diamankan oleh petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) setelah mereka nekat melakukan pendakian melalui jalur Selo, Boyolali.

Penangkapan ini dilakukan saat para pendaki tersebut turun dari gunung yang status pendakiannya masih ditutup sejak tahun 2018.

Petugas yang bertugas di wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Boyolali mendapati keberadaan para pendaki ilegal ini berdasarkan pengawasan rutin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita kendaraan yang digunakan oleh mereka sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Petugas kami yang bertugas di Seksi Pengelolaan TN wilayah Boyolali, dibantu pihak kepolisian baru mengamankan sekitar 20 orang pendaki illegal,” kata Kepala Balai TNGM M Wahyudi dilansir dari detikJogja, Minggu (13/4/2025).

Baca Juga :  Indonesia dan 5 Negara Asia Lain Resmi Tembus Piala Dunia U-17 2025

Berdasarkan informasi awal, para pendaki ini berasal dari beragam daerah dan latar belakang.

“Mereka kaget dan tidak menyangka ketika turun dari atas, sudah ditunggu petugas. Kendaraan mereka sudah diamankan lebih dulu,” ujarnya.

Mereka bukan hanya para pecinta alam, tetapi juga terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.

“Sementara dari kartu pengenal diketahui ada yang berasal dari Sragen, Solo, Klaten dan DIY. Ada yang masih pelajar SMA kelas 3, ada yang mahasiswa, ada juga yang sudah bekerja. Mungkin mereka saling komunikasi dan sudah janjian sebelumnya,” kata dia.

Keberagaman latar belakang ini menjadi sorotan, mengingat pendakian ilegal tidak hanya melanggar aturan konservasi, tetapi juga membahayakan keselamatan para pendaki itu sendiri.

Baca Juga :  Wapres Gibran dan Chef Bobon Gelar Masak Besar, Bagikan Hidangan Berbuka untuk Warga

Seperti diketahui, pendakian ke puncak Gunung Merapi telah ditutup sejak tahun 2018 karena meningkatnya aktivitas vulkanik.

Penutupan ini diberlakukan demi menjaga keselamatan masyarakat dan sebagai langkah mitigasi risiko bencana.

Namun demikian, masih banyak pihak yang nekat menembus larangan ini dengan jalur-jalur tidak resmi.

Hingga saat ini, ke-20 pendaki tersebut masih menjalani pemeriksaan di kantor kepolisian setempat untuk mengetahui motif, jaringan, serta kemungkinan adanya pihak yang memfasilitasi pendakian ilegal tersebut. Pihak TNGM juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan di semua pintu masuk menuju kawasan Merapi, sekaligus memperketat patroli untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Kepala Balai TNGM menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap para pelanggar hukum, karena pelanggaran semacam ini tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga merusak upaya konservasi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi yang memiliki nilai ekologi tinggi.

Baca Juga :  Skandal Kim Soo Hyun Meluas, Kariernya Terancam di Berbagai Negara

Masyarakat dan para pecinta alam diimbau untuk mematuhi aturan dan menghargai status kawasan konservasi, demi kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.

Berita Terkait

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Thursday, 11 June 2026 - 15:16 WIB

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 June 2026 - 10:05 WIB

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB