Ribuan Warga Israel Protes Pemecatan Menteri Pertahanan, Tuntut Pemulangan Sandera di Gaza

- Redaksi

Wednesday, 6 November 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Bersumpah akan Balas Serangan Israel

Iran Bersumpah akan Balas Serangan Israel

SwaraWarta.co.idTel Aviv kembali menjadi pusat demonstrasi besar-besaran setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memutuskan untuk memberhentikan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Ribuan warga Israel turun ke jalan, menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap langkah ini dan menuntut pemerintah segera memulangkan para sandera yang ditahan di Jalur Gaza.

Aksi protes warga Israel tersebut, dilaporkan oleh AFP dan Al Arabiya pada Rabu (6/11/2024), berlangsung segera setelah pengumuman pemecatan Gallant yang dikeluarkan kantor PM Israel pada Selasa (5/11) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gallant diberhentikan karena perbedaan pandangan dengan Netanyahu terkait penanganan konflik melawan kelompok Hamas yang semakin intensif.

Para demonstran yang berkumpul di pusat komersial Tel Aviv meneriakkan berbagai slogan anti-Netanyahu.

Baca Juga :  Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaza pada Malam Hari

Mereka mendesak pemerintah agar mengutamakan pemulangan 97 sandera yang masih ditahan oleh Hamas dan kelompok-kelompok aliansinya di Jalur Gaza.

Kemarahan warga terlihat dalam tindakan mereka yang memblokir jalanan dan bahkan membakar beberapa objek di tengah aksi protes.

Beberapa demonstran mengenakan kaos bertuliskan “Bawa mereka pulang sekarang!” sebagai bentuk seruan untuk pembebasan para sandera.

Sejumlah spanduk dibentangkan oleh demonstran, dengan tulisan-tulisan seperti “Kami berhak mendapatkan pemimpin yang lebih baik” dan “Tidak ada yang tertinggal!”

Beberapa peserta aksi bahkan memprotes secara simbolis dengan memakai borgol dan masker wajah yang mirip dengan wajah Netanyahu.

Pemecatan Gallant ini juga terjadi bertepatan dengan pemilihan presiden Amerika Serikat, yang merupakan salah satu sekutu utama Israel dalam hal militer.

Baca Juga :  Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Helikopter, Berikut Profil Singkatnya

Gallant sendiri selama ini dikenal sebagai sosok tegas dalam menghadapi Hizbullah di Lebanon, sekaligus pengusung langkah damai melalui kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera di Jalur Gaza.

Netanyahu dan Gallant memang telah lama berselisih terkait kebijakan serangan balasan terhadap Hamas.

Ketegangan meningkat sejak serangan besar pada 7 Oktober tahun lalu, yang menewaskan banyak warga Israel dan memicu aksi balasan berlarut-larut di Jalur Gaza.

Melalui pernyataan resminya, Netanyahu menyampaikan bahwa kepercayaan antara dirinya dan Gallant telah terkikis dalam beberapa bulan terakhir.

“Kepercayaan yang hilang ini membuat saya memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Menteri Pertahanan,” jelas Netanyahu dalam rilis dari kantornya.

Langkah Netanyahu memecat Gallant memicu reaksi keras dari masyarakat yang merasa pemulangan sandera harus menjadi prioritas utama pemerintah.***

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru