Mengapa Pancasila Dijadikan Dasar Negara Indonesia? Mari Kita Bahas Bersama!

- Redaksi

Monday, 1 December 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Pancasila Dijadikan Dasar Negara Indonesia

Mengapa Pancasila Dijadikan Dasar Negara Indonesia

SwaraWarta.co.id – Mengapa Pancasila dijadikan dasar negara Indonesia? Pancasila. Mendengar namanya saja, kita langsung teringat pada lima sila yang menjadi jantung Republik Indonesia.

Namun, pernahkah Anda bertanya, mengapa dari sekian banyak ideologi di dunia, Pancasila yang dipilih dan dijadikan Dasar Negara Indonesia? Jawabannya terletak pada sejarah, keberagaman, dan visi para pendiri bangsa.

Jembatan Emas Keberagaman

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang dihuni oleh ratusan suku, bahasa, dan keyakinan. Kondisi ini bisa menjadi potensi konflik serius jika tidak ada perekat yang kuat. Inilah peran krusial Pancasila.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pancasila bukanlah ideologi yang dibuat-buat, melainkan digali dari nilai-nilai luhur dan budaya yang sudah mengakar dalam masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Lima sila Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan mampu merangkul semua perbedaan.

  • Ketuhanan Yang Maha Esa menjamin kebebasan beragama bagi semua penduduk.
  • Persatuan Indonesia secara tegas menolak sukuisme dan separatisme, mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Baca Juga :  Sebagai Seorang Mahasiswa Bagaimana Upaya Anda Supaya Identitas Nasional Bangsa Indonesia Tidak Luntur Di Kalangan Generasi Milenial

Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ini, Pancasila bertindak sebagai “Jembatan Emas” yang menyatukan keberagaman menjadi satu kesatuan yang utuh.

Visi Filsafat Hidup Bangsa

Lebih dari sekadar dasar negara, Pancasila juga merupakan Philosofische Grondslag atau Filsafat Hidup Bangsa (Pandangan Hidup). Hal ini ditegaskan dalam Sidang BPUPKI, di mana Ir. Soekarno menyampaikan pidato penting mengenai konsep Pancasila.

Pancasila adalah cerminan dari cita-cita luhur pendiri bangsa untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab. Lima sila tersebut dirancang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan (majemuk tunggal) dan menjadi bintang penuntun (leitstar) dalam segala aspek kehidupan bernegara.

Landasan Hukum Tertinggi

Secara konstitusional, penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara diabadikan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedudukannya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum (disebut juga Norma Dasar Negara/ Staatsfundamentalnorm).

Baca Juga :  Anda Sebagai Warga Negara Indonesia, Apakah Anda Sudah Melakukan Harmonisasi Hak dan Kewajiban? Berikan Contoh Konkret dan Alasan

Artinya, semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, mulai dari Undang-Undang hingga Peraturan Daerah, harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hal ini menjamin bahwa pembangunan hukum di Indonesia selalu berorientasi pada kepentingan rakyat dan keadilan sosial.

Pancasila dijadikan Dasar Negara Indonesia karena ia adalah ideologi kompromi terbaik yang mampu mengakomodasi kompleksitas dan pluralitas bangsa. Ia adalah jati diri bangsa yang otentik, perekat persatuan, dan landasan moral bagi pembangunan nasional. Mengganti atau meniadakan Pancasila sama artinya dengan menghancurkan fondasi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berita Terkait

Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme
Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!
BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
Peluang Kerja Internasional Terbuka Lebar, Banyak Profesional Mulai dari Kampung Inggris
Mengenal Apa yang Dimaksud Masa Ihtidhar dalam Sudut Pandang Islam
Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Keistimewaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan 1447 H

Berita Terkait

Tuesday, 17 March 2026 - 13:00 WIB

Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme

Saturday, 14 March 2026 - 13:56 WIB

Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya

Saturday, 14 March 2026 - 10:56 WIB

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!

Thursday, 12 March 2026 - 09:34 WIB

BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Berita Terbaru