Joe Biden Mundur dari Pemilihan Presiden 2024: Kamala Harris Jadi Pengganti

- Redaksi

Monday, 22 July 2024 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.idPresiden Joe Biden memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2024, yang dijadwalkan pada 5 November mendatang.

Keputusan ini menjadikan Biden sebagai presiden AS pertama yang mengundurkan diri dari kontestasi pilpres saat menjabat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisah ini mengingatkan pada presiden ke-36 AS, Lyndon B. Johnson, yang hampir melakukan hal serupa.

Johnson memilih untuk tidak ikut serta dalam Pilpres 1968 sebelum secara resmi diusung oleh Partai Demokrat.

Johnson khawatir kesehatannya akan memburuk, sehingga dia tidak akan mampu menyelesaikan masa jabatan kedua.

Akibatnya, Partai Demokrat mengusung Hubert Humphrey sebagai calon presiden mereka.

Pada awalnya, Biden berniat maju kembali untuk mengamankan periode kedua. Dia mengumumkan pencalonan dirinya pada 25 April 2023.

Baca Juga :  Pemberian Izin Pekerja pada Pemilu 2024 di Kabupaten Way Kanan: Hak Pilih Pekerja Terjamin

Biden bersiap untuk menghadapi Donald Trump, rivalnya dari Partai Republik, yang juga mencalonkan diri lagi dalam Pilpres 2024.

Keduanya bahkan sudah berdebat dalam debat capres pertama yang berlangsung pada 27 Juni lalu.

Namun, penampilan Biden dalam debat tersebut menuai kritik.

Banyak pihak menilai kondisi Biden semakin menurun selama masa kampanye.

Penampilannya dinilai tidak jelas dan terkadang tidak koheren, memicu kekhawatiran di kalangan Partai Demokrat.

Kekhawatiran ini terutama muncul terkait kesehatan Biden, dengan banyak anggota partai merasa Biden mungkin tidak cukup sehat untuk menjalani masa jabatan kedua.

Faktor usia Biden juga menjadi pertimbangan utama dalam diskusi internal partai.

Situasi ini memicu beberapa anggota Partai Demokrat untuk membujuk Biden agar membatalkan pencalonannya.

Baca Juga :  PKB Peringatkan Menag Yaqut, Hati-hati Jaga Mulutnya!

Mereka khawatir jika Biden tetap maju, Partai Demokrat bisa kalah dalam pemilihan nanti.

Terlebih lagi, elektabilitas Trump terus unggul dalam berbagai jajak pendapat pemilu.

Insiden penembakan yang dialami Trump juga semakin memperkuat posisinya dalam pemilu kali ini, membuat Partai Demokrat semakin terdesak untuk mempertimbangkan opsi lain.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Joe Biden memutuskan untuk mundur dari pencalonan kembali dalam Pilpres 2024.

Sebagai langkah berikutnya, Biden mendukung wakil presidennya, Kamala Harris, untuk maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

Harris akan menggantikan Biden dalam kontestasi politik tahun ini, dengan harapan dapat memenangkan dukungan yang lebih luas dari pemilih.

Keputusan Biden ini menciptakan dinamika baru dalam Pilpres 2024, membuka jalan bagi Kamala Harris untuk menjadi calon presiden perempuan pertama dari Partai Demokrat.

Baca Juga :  Gembar-gembor Soal Sosok T Pengendali Judi Online, Kini Benny Rhamdani Sebut Tidak Tau

Harris diharapkan dapat membawa energi baru dan strategi kampanye yang lebih segar untuk menghadapi Donald Trump dan kandidat lainnya.

Perjalanan Harris ke kursi pencalonan presiden tentu tidak akan mudah, namun dengan dukungan dari Biden dan Partai Demokrat, dia memiliki peluang besar untuk menciptakan sejarah baru dalam politik Amerika Serikat.***

Berita Terkait

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru