Pria Malang Berhasil Diringkus Polisi Usai Buat 280 Website Video Porno Anak

- Redaksi

Monday, 10 June 2024 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Press conference Kasus pembuatan situs pornografi anak (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang pria asal Malang yang bernama AAS sedang menjadi sorotan setelah polisi menemukan bahwa ia telah membuat ratusan website yang berisi video pornografi anak selama 4 tahun terakhir. 

Tindakan kriminal yang dilakukannya ini memunculkan banyak polemik di masyarakat dan menjadi berita hangat di media sosial

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Tak Terima Diputuskan, DJ Easy Blake Sebar Video Mesum Mantan Kekasih di Medsos

AAS diduga melakukan hal tersebut secara sendirian, namun polisi masih terus menelusuri kasus ini untuk mencari tahu apakah ada orang lain yang terlibat dalam bisnis porno tersebut.

Baca Juga :  Kebijakan Penghapusan Utang untuk UMKM, Petani, dan Nelayan: Solusi atau Tantangan?

Menurut Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Charles P Tampubolon, AAS mengambil video tersebut dari berbagai sumber yang berbeda dan hanya mengumpulkannya menjadi satu dalam situs web yang ia buat. 

“Dia ambil dari konten lain, dia tidak produksi sendiri,” kata Charles, Minggu (9/6).

Polisi memastikan bahwa AAS tidak memproduksi video tersebut sendiri, melainkan mengambilnya dari konten lain. 

Charles juga mengatakan bahwa dari 260 ribu video yang ada, tidak satupun yang diproduksi sendiri oleh AAS. Oleh karena itu, ia bukanlah intelektual dari konten porno tersebut.

“Dia bukan intelektual dari video itu. Dari 260 ribu video yang sifatnya kemungkinan diproduksi sendiri tidak ada. Keterangan yang kami dapat dia tidak buat sendiri, tapi mengumpulkan dan memasukkan pada website untuk tampilkan video-video itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Asik Pesta Sabu, Kakek di Probolinggo Berhasil Diciduk Polisi

Kepolisian masih terus menyelidiki apakah AAS bekerja sendiri atau ada sindikat yang membantunya. 

“Masih kami dalami, apakah bekerja sendiri atau ada sindikat,” tuturnya.

Namun, hal ini tidak mengurangi bahaya yang terkandung dalam situs web seperti yang dibuat oleh AAS. 

Baca Juga:

Buntut Video Syur Perselingkuhan, Polisi Panggil 1 Orang Terduga Pelaku

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap situs web dan video serupa yang bisa membahayakan anak-anak

Dirmanto juga meminta dukungan dari semua pihak, termasuk media, untuk membantu memberantas konten pornografi dan asusila yang semakin marak di masyarakat.

Berita Terkait

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terbaru

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026

Berita

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Sunday, 6 Sep 2026 - 11:42 WIB