Hujan Deras Picu Banjir Parah di Cirebon: Warga Dievakuasi dan Jalan Tergenang

- Redaksi

Sunday, 19 January 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari kabar regional, hujan deras yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon sejak Jumat sore, 17 Januari 2025, hingga Sabtu dini hari, 18 Januari 2025, menyebabkan banjir besar di sejumlah wilayah.

Curah hujan yang tinggi membuat beberapa sungai meluap, sehingga air merendam permukiman warga dan fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketinggian air yang menggenangi wilayah terdampak dilaporkan bervariasi.

Di beberapa titik, seperti Kecamatan Harjamukti, Kesambi, Lemahwungkuk, dan Pekalipan, ketinggian air mencapai 30 cm hingga 1,5 meter.

Selain itu, sejumlah jalan utama di Kota Cirebon, termasuk Jalan Kartini dan Jalan Cipto Mangunkusumo, juga tergenang air, mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang parah.

Warga di beberapa lokasi terdampak, seperti Kelurahan Pegambiran, terpaksa menyelamatkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Penerimaan Polri 2025 Resmi Dibuka: Simak Jadwal dan Persyaratannya!

Salah satu warga, Rina, mengungkapkan bahwa air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Warga setempat segera berusaha menyelamatkan barang-barang sebelum air semakin tinggi.

Untuk menangani situasi ini, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turun langsung ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan.

Sebanyak 250 personel kepolisian dikerahkan ke beberapa kecamatan terdampak.

Petugas fokus membantu proses evakuasi warga, terutama lansia, serta menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka.

AKBP Eko menyampaikan bahwa personel telah dibagi ke beberapa wilayah terdampak untuk mempercepat proses evakuasi.

Selain melibatkan kepolisian, upaya penanganan banjir ini juga melibatkan Kodim, Danlanal, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga :  Heboh! Jukir di Medan Main Judi Online Pakai E-Parking, Begini Kata Bobby Nasution

Tim gabungan tersebut berupaya memastikan keselamatan warga di lokasi-lokasi yang rawan bahaya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi semakin memburuk.

AKBP Eko menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan jiwa dan memanfaatkan lokasi pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Selain merendam permukiman, banjir kali ini juga mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di jalan-jalan utama yang tergenang air.

Kemacetan yang terjadi di beberapa titik menambah beban warga yang berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang mereka.

Peristiwa banjir ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, terutama di wilayah yang rawan banjir.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah mitigasi yang efektif untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Pekerja Jatuh Ke Laut saat Cat Kapal Tongkang

Langkah-langkah seperti memperbaiki sistem drainase, meningkatkan kapasitas sungai, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan.

Dengan banjir yang melanda empat kecamatan ini, warga Cirebon dihadapkan pada tantangan besar dalam menjaga keselamatan dan memulihkan kondisi setelah bencana.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait berupaya secepat mungkin menangani dampak banjir ini, baik dari segi evakuasi maupun bantuan logistik untuk para korban.

Bencana banjir di Cirebon kali ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem.

Langkah-langkah penanganan dan pencegahan yang terintegrasi diharapkan dapat mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.***

Berita Terkait

Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta
Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak
Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK
Samsat Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Tips Biar Nggak Antre Panjang
Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Jadwal, Asal-usul, dan Amalan Tradisinya!
Penyebab Kebakaran Nipah Mall Makassar: Dugaan Korsleting Listrik pada Neon Box
Cara Cek Porsi Haji Terbaru lewat HP dengan Cepat, Bisa Dilakukan dari Rumah!
Andika Kangen Band Sakit Apa? Ini Kondisi Terkini Vokalis yang Dirawat di RS

Berita Terkait

Wednesday, 12 August 2026 - 14:12 WIB

Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta

Wednesday, 12 August 2026 - 11:25 WIB

Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak

Tuesday, 11 August 2026 - 10:17 WIB

Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK

Tuesday, 11 August 2026 - 07:25 WIB

Samsat Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Tips Biar Nggak Antre Panjang

Tuesday, 11 August 2026 - 07:07 WIB

Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Jadwal, Asal-usul, dan Amalan Tradisinya!

Berita Terbaru